Indonesia Manfaatkan FIBA 3x3 Jakarta 2025 untuk Kejar Tiket Olimpiade LA 2028
Leo Farhan | 21 Juli 2025, 22:23 WIB

AKURAT.CO, Penyelenggaraan FIBA 3x3 Women’s Series Jakarta 2025 (24–25 Juli) dan FIBA 3x3 Challenger Jakarta 2025 (26–27 Juli) di Plaza Timur Gelora Bung Karno menjadi momen penting bagi Indonesia dalam upaya mengejar tiket ke Olimpiade Los Angeles (LA) 2028.
Pemerintah, federasi, hingga penyelenggara bertekad menjadikan ajang ini sebagai tonggak pembinaan jangka panjang cabang bola basket 3x3 yang kini masuk kategori prioritas.
Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, menegaskan bahwa basket 3x3 memiliki peluang besar untuk membawa Indonesia tampil di Olimpiade.
Untuk itu, Kemenpora segera meminta roadmap dari Pengurus Besar Perbasi (PB Perbasi) guna memperjelas arah pembinaan dan kompetisi ke depan.
"Ini adalah cabang olahraga prioritas. Kami akan minta roadmap-nya dari PB Perbasi. Apalagi kompetisi ini diikuti oleh atlet top dunia dari Australia, Filipina, bahkan Amerika. Jadi kualitasnya kelas dunia," ujar Surono di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (21/7).
Pasalnya peringkat 3x3 Indonesia juga mengalami kemajuan yang cukup signifikan, dari posisi 40an kini Ibdonesia sudah naik ke peringkat 29 dunia.
Di mana target selanjutnya adalah menembus 20 besar agar semakin dekat dengan jalur kualifikasi Olimpiade. Peluang makin terbuka dengan kolaborasi pemain dalam dan luar negeri yang diperbolehkan membentuk satu tim.
"Kami terus komunikasi dengan PB Perbasi. Salah satu cabang yang kami danai besar-besaran adalah yang berpotensi lolos Olimpiade. Dan 3x3 punya peluang besar itu," kata Surono.
Sementara itu, Direktur Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK), Ferry Kono, menjelaskan bahwa penyelenggaraan dua event FIBA 3x3 di Jakarta tahun ini merupakan hasil komunikasi intensif dengan Federasi Bola Basket Dunia (FIBA).
Bahkan, Indonesia diberikan lisensi hingga empat tahun untuk menggelar Women's Series dan Challenger.
"Lisensi empat tahun ini adalah bukti dukungan FIBA. Harapannya nanti kita bisa naik level lagi, menggelar World Tour, entah di 2027 atau tahun lainnya. Itu sangat mungkin terjadi," ucap Ferry.
Ferry juga menekankan pentingnya membentuk tim 3x3 nasional yang konsisten mengikuti berbagai turnamen internasional demi mengumpulkan poin FIBA.
"Saat atlet-atlet utama fokus dalam pelatnas dengan pelatih dan program pembinaan, tim Inspro 3x3 yang kita bentuk bertugas rutin mengikuti event-event agar Indonesia tetap mendapat poin tinggi," ujarnya.
Di sisi lain, Sekretaris Jenderal PP Perbasi, Nirmala Dewi, menambahkan bahwa menjadi tuan rumah Women's Series dan Challenger 2025 adalah strategi penting untuk memaksimalkan pengumpulan poin ranking dunia bagi Indonesia.
Menjadi tuan rumah, artinya Indonesia punya kesempatan untuk mengirim atlet-atlet nasional untuk mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Saat ini, PP Perbasi tengah menyusun roadmap resmi pembinaan dan kompetisi 3x3 menuju Olimpiade.
"Ini adalah dua event strategis yang menjadi bagian proses menuju mimpi besar kita lolos Olimpiade," jelas Nirmala.
Langkah konkret tersebut akan menjadi panduan jangka panjang dalam menyiapkan atlet, menjaring poin, hingga membangun sinergi antara pelatnas, federasi, pemerintah, dan mitra swasta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







