Tour De France: Mathieu Van Der Poel Mundur di Etape 16 karena Radang Paru-Paru
Leo Farhan | 22 Juli 2025, 20:10 WIB

AKURAT.CO, Salah satu pembalap unggulan di Tour de France 2025, Mathieu Van Der Poel, dipastikan tidak lagi melanjutkan lomba setelah mundur pada etape ke-16 karena didiagnosis menderita pneumonia (radang paru-paru).
Pembalap tim Alpecin-Deceuninck itu sebelumnya tampil cemerlang dengan memenangi etape kedua dan sempat mengenakan kaus kuning sebagai pemimpin klasemen umum selama empat hari di Tour De France.
Namun dalam beberapa hari terakhir Tour De France, Mathieu Van Der Poel mulai menunjukkan gejala flu ringan yang kemudian memburuk.
Baca Juga: Tour De France: Ben Healy Raih Kemenangan Perdana, Van der Poel Rebut Jersey Kuning dari Pogacar
"Mathieu mengalami gejala pilek dalam beberapa hari terakhir. Kondisinya memburuk drastis kemarin sore dan semalam dia mengalami demam tinggi," bunyi pernyataan resmi tim Alpecin-Deceuninck dikutip BBC.
Tim medis langsung membawa Van der Poel ke Centre Hospitalier De Narbonne, Prancis, Senin (21/7), untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasilnya menunjukkan bahwa pembalap berusia 30 tahun itu mengalami pneumonia.
Setelah berkonsultasi dengan tim medis, diputuskan bahwa Van der Poel tidak akan melanjutkan balapan demi memprioritaskan pemulihan kesehatan.
Baca Juga: Tour de France: Tim Merlier Menangi Etape Kesembilan, Gagalkan Kemenangan Kedua Van Der Poel
"Mathieu membutuhkan istirahat total setidaknya selama satu minggu penuh. Setelah masa itu, dia akan menjalani pemeriksaan lanjutan untuk menentukan langkah rehabilitasi berikutnya," tambah pernyataan tim.
Keputusan ini menjadi pukulan berat tidak hanya bagi tim Alpecin-Deceuninck, tetapi juga bagi penyelenggaraan Tour de France secara keseluruhan.
Apalagi Van der Poel dikenal sebagai salah satu pembalap yang paling atraktif dan disukai publik di peloton.
Kabar buruk ini menambah derita tim Alpecin-Deceuninck yang sebelumnya juga kehilangan sprinter andalannya, Jasper Philipsen, akibat kecelakaan di awal balapan.
Absennya Van der Poel tentu akan mengubah dinamika Tour ke depan mengingat peran agresifnya di berbagai etape sebelumnya. Kini, fokus utama tim akan bergeser ke upaya penyelamatan posisi dan peluang dari pembalap yang tersisa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








