Menpora Dito Apresiasi Antusiasme Penonton di FIBA 3x3 Jakarta Challenger 2025
Leo Farhan | 27 Juli 2025, 18:04 WIB

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo turut hadir menyaksikan langsung keseruan FIBA 3x3 Jakarta Challenger 2025 yang berlangsung di Plaza Parkir Timur, Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/7).
Ribuan penonton memadati area pertandingan, memberikan dukungan penuh kepada tim-tim Indonesia yang berlaga. Dito optimistis partai final yang dijadwalkan pada Minggu (27/7) akan semakin semarak.
"Antusiasmenya mantap. Ayo ramaikan finalnya. Hadir langsung dan beri semangat untuk tim kesayangan kita," kata Menpora Dito saat menyaksikan pertandingan, sembari menyapa para penggemar yang memadati tribun.
Direktur LPDUK Kemenpora sekaligus perwakilan dari INASPRO, Ferry Kono, menegaskan bahwa Jakarta Challenger merupakan bagian dari rangkaian FIBA 3x3 Jakarta Women’s Series 2025 yang sebelumnya telah sukses digelar.
Inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam upaya mendorong Timnas 3x3 Indonesia menuju Olimpiade Los Angeles 2028 mendatang.
"Turnamen ini menjadi bagian penting dari roadmap Timnas 3x3 menuju Olimpiade. Kita ingin membangun ekosistem yang sehat dan kompetitif untuk basket 3x3 di Indonesia," ujar Ferry.
"Kami bangga event ini bisa berlangsung meriah. Harapannya, penyelenggaraan seperti ini dapat terus dilanjutkan dan semakin berkembang di masa mendatang."
Dalam pertandingan malam itu, dua wakil Indonesia turun berlaga. Sayangnya, keduanya belum berhasil meraih kemenangan.
Tim Jakarta Mandiri harus mengakui keunggulan Lugano (Swiss) dengan skor telak 7-21. Sementara South Jakarta Inaspro juga kalah dari Barcelona (Spanyol) dengan skor 9-22.
Meski menelan kekalahan, keikutsertaan tim-tim Indonesia di ajang internasional ini tetap menjadi bekal penting dalam menambah jam terbang, meningkatkan peringkat dunia, serta memperkuat fondasi menuju panggung Olimpiade.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









