Ketua KOI Kunjungi Moskow Perkuat Diplomasi Olahraga Indonesia-Rusia, Fokus Utama Pencak Silat
Leo Farhan | 13 September 2025, 21:17 WIB

AKURAT.CO, Ketua Umum Komite Olimpiade (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari, melakukan kunjungan resmi ke Rusia sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi olahraga internasional.
Dalam lawatan pada Sabtu (13/9) itu, pria yang karib disapa Okto itu diterima langsung oleh Menteri Olahraga Rusia, Mikhail Vladimirovich Degtyarev, serta pimpinan Russian Olympic Committee (ROC).
Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi strategis di berbagai cabang olahraga, mulai dari olahraga musim dingin, pencak silat, bulutangkis, sport climbing, hingga sport innovation.
Baca Juga: Dubes Rusia Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Bela Diri Sambo Remaja dan Junior 2025
Pencak Silat Jadi Sorotan Utama
Okto menekankan, salah satu agenda penting dalam kunjungan ini adalah pengembangan pencak silat di Rusia. Menurutnya, seni bela diri asli Indonesia itu telah berkembang pesat dengan lebih dari seribu pesilat aktif, bahkan beberapa di antaranya pernah meraih gelar juara dunia.
"Diplomasi olahraga Indonesia terbuka untuk semua negara. Melalui olahraga, kita membangun kerja sama yang bebas dari politik," kata Okto, Sabtu (13/9).
"Kami senang melihat pencak silat mendapat perhatian besar di Rusia, bahkan Menpora Rusia secara langsung menginstruksikan agar pencak silat mendapat perhatian khusus dari pemerintah."
Dalam kesempatan itu, Okto juga bertemu dengan komunitas pencak silat Rusia yang dipimpin Valeriy Maistrovoy, sosok yang telah lama menjalin hubungan dengan Presiden RI sekaligus Presiden Persilat, Prabowo Subianto.
Baca Juga: Tindak Lanjuti Kolaborasi 2 Negara, PBSI Sambut 16 Pebulutangkis Rusia Latihan Bersama di Cipayung
Selain pencak silat, Rusia juga menunjukkan ketertarikan pada cabang olahraga bulutangkis dan sport climbing, di mana Indonesia dikenal memiliki prestasi internasional. Kolaborasi di sektor ini diyakini dapat membuka peluang lebih luas bagi pengembangan atlet kedua negara.
Isu sport innovation juga menjadi topik utama pembahasan. Wakil Menteri Olahraga Rusia, Odes Baysultanov, menyoroti potensi kolaborasi di bidang e-sport dan drone racing.
Rusia sendiri setiap tahun menyeleksi puluhan ribu talenta muda untuk mencari calon atlet drone racing terbaik, sebuah model yang dinilai menarik untuk dipelajari Indonesia.
"Kami ingin menjajaki lebih dalam bagaimana pola rekrutmen atlet mereka bisa diadaptasi untuk memperkuat ekosistem olahraga kita," ungkap Okto.
Kunjungan ini sekaligus mempertegas peran NOC Indonesia dalam mendorong olahraga sebagai instrumen diplomasi dan persahabatan antarbangsa.
Melalui kerja sama lintas cabang, Indonesia berharap dapat memperluas peluang prestasi sekaligus memperkuat posisi di level global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








