Kejuaraan Dunia Atletik: Armand Duplantis Raih Gelar Ketiga, Pecahkan Rekor Lempar Lembing

AKURAT.CO, Atlet asal Swedia, Armand Duplantis, meraih medali emas nomor lempar lembing di Kejuaraan Dunia Atletik 2025 sekaligus memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri.
Tampil di Stadion Nasional Jepang, Tokyo, Jepang, Senin (15/9), Armand Duplantis mencatatkan lemparan sejauh 6,30 meter.
Catatan itu melampaui rekor sebelumnya sejauh 6,29 meter yang ditorehkan Armand Duplantis dalam Grand Prix Hungaria di Budapes, Hungaria, Agustus lalu.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia Atletik: Rajai Nomor Jarak Pendek, AS Juara Umum
Pada Kejuaraan Dunia Atletik kali ini, Armand Duplantis unggul jauh atas pesaing terdekatnya. Medali perak diraih wakil Yunani, Emmanouil Karalis, dengan lemparan sejauh enam meter dan Kurtis Marschall dari Australia di posisi ketiga sejauh 5,95 meter.
Bagi Duplantis, sukses tahun ini adalah yang ketiga baginya di Kejuaraan Dunia Atletik. Dua medali emas sebelumnya diraih di Eugene, Amerika Serikat, pada 2022 dan setahun kemudian di Budapes pada edisi 2023.
Adapun nomor bergengsi 100 meter putra dan putri sudah melangsungkan partai final pada Minggu (14/9). Atlet asal Jamaika, Oblique Seville, menjadi yang terbaik di nomor putra sementara sektor putri dimenangi oleh wakil AS, Melissa Jefferson-Wooden.
Oblique Seville mencatatkan waktu 9,tujuhtujuh detik untuk meraih emas pertamanya di Kejuaraan Dunia Atletik.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia Atletik: Dina Aulia Tempati Posisi Ke-41, Kenya Raih Emas Pertama
Sprinter berusia 24 tahun ini unggul atas rekan senegaranya, Kishane Thompson, yang berada di posisi kedua dengan catatan 9,82 detik dan pelari asal AS, Noah Lyles, di posisi ketiga dengan raihan 9,89 detik.
Sedang di sektor putri Melissa Jefferson-Wooden juga meraih gelar 100 meter perdananya di Kejuaraan Dunia Atletik di Tokyo tahun ini.
Atlet berusia 24 tahun ini mencatatkan waktu 10,61 detik, unggul 15 detik atas Tina Clayton dari Jamaika di posisi kedua dan peraih emas Olimpiade Paris 2024 asal Saint Lucia, Julien Alfred, di posisi ketiga dengan catatan waktu 10,84 detik.
Secara umum, AS masih memimpin klasemen perolehan medali dengan lima emas dan satu perunggu. Disusul Kanada dan Kenya dengan masing-masing meraih dua emas.
Indonesia hanya mengirimkan satu wakil di Kejuaraan Dunia Atletik tahun ini atas nama Dina Aulia. Turun di nomor lari gawang 100 meter putri, Dina hanya bisa sampai penyisihan di mana ia berada di posisi keenam heat 3 dengan catatan waktu 13,28 detik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








