Akurat
Pemprov Sumsel

Tanpa Anggaran dari Pemerintah, Persambi Jaga Gengsi Indonesia di Kejuaraan Dunia Sambo Remaja

Leo Farhan | 4 Oktober 2025, 10:58 WIB
Tanpa Anggaran dari Pemerintah, Persambi Jaga Gengsi Indonesia di Kejuaraan Dunia Sambo Remaja
 
 
AKURAT.CO, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Sambo Indonesia (PP Persambi) Krisna Bayu menegaskan Timnas Sambo Indonesia tetap tampil penuh semangat meski persiapan menuju World Youth and Junior Sambo Championships 2025 tidak semaksimal cabang olahraga lain.
 
Ajang bergengsi ini berlangsung di JSI Resort, Megamendung, Bogor, 3–5 Oktober 2025 dengan diikuti 400 atlet dari 34 negara. Bayu menjelaskan, seluruh persiapan dilakukan secara mandiri tanpa sokongan anggaran dari Pemerintah.
 
"Atlet kita latihan desentralisasi di klub masing-masing, baru bergabung sepuluh hari lalu. Tapi hari ini sudah langsung memberi bukti dengan meraih perunggu. Mungkin di sesi berikutnya bisa menambah medali lagi," kata Bayu di JSI, Bogor, Jumat (3/10).
 
 
Dengan persiapan mandiri yang dilakukan sejak enam bulan lalu dan minimnya anggaran, Bayu menyebut tidak realistis jika membebani Sambo dengan target emas.
 
"Saya mau tanya, cabor mana yang target emas kalau bukan (cabor unggulan seperti) angkat besi, bulutangkis, atau panahan? Kami hanya bisa menjanjikan Sambo akan membawa pulang banyak perunggu," ungkapnya.
 
"Kami bergotong royong dengan sponsor, tanpa honor dari teman-teman pelatih dan pengurus. Meski minim anggaran, kami tetap siap bertanggung jawab menjaga harga diri Indonesia."
 
 
Meski penuh keterbatasan, pelaksanaan kejuaraan justru menuai pujian. Bayu menceritakan kesan Presiden Federasi Sambo Internasional (FIAS), Vasily Shestakov, yang hadir langsung ke lokasi pertandingan.
 
"Awalnya beliau sempat pesimistis, tapi begitu melihat banyaknya baliho, fasilitas meeting, hingga arena pertandingan, beliau langsung bersemangat dan menyebut ini kompetisi yang sangat luar biasa," tuturnya.
 
Bagi Bayu, Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025 ini bukan sekadar ajang prestasi, melainkan momentum menjaga marwah olahraga Indonesia di mata internasional.
 
"Kami mungkin tidak bisa janjikan emas, tapi kami bisa pastikan Indonesia tetap berdiri terhormat di hadapan dunia," pungkasnya.
 
 
 
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H