Kejuaraan Dunia Senam: 400 Atlet Siap Berlaga di Jakarta, Sejarah Baru di Asia Tenggara
Leo Farhan | 18 Oktober 2025, 18:24 WIB

AKURAT.CO, Kejuaraan Dunia Gimnastik Artistik 2025 siap digelar. Lebih dari 400 atlet dunia akan menunjukkan performa terbaik mereka di ajang bergengsi yang bertempat di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta,19-25 Oktober 2025.
Berbagai persiapan dilakukan untuk menyukseskan acara ini, mulai dari penyelenggaraan hingga prestasi. Presiden Federasi Gimnastik Internasional (FIG), Morinari Watanabe, bahkan memuji persiapan Indonesia untuk kejuaraan dunia ini.
"Kejuaraan ini menjadi tonggak sejarah penting karena ini adalah Kejuaraan Dunia Gimnastik Artistik pertama yang digelar di Asia Tenggara," kata Watanabe di Jakarta, Sabtu (18/10).
Baca Juga: Federasi Senam Internasional Pertahankan Penolakan Indonesia Atas Atlet Israel Meski Langgar Statuta
"Kejuaraan ini tak hanya akan memberikan warisan bagi perkembangan olahraga gimnastik, namun juga menjadi upaya untuk mengurangi potensi masalah terkait biaya jaminan kesehatan di kalangan lansia."
Sementara itu, Sekretaris Jenderal FIG, Nicolas Boumpane, juga memuji upaya FGI dan panitia penyelenggara (LOC) dalam mempersiapkan event ini. Tercatat 73 Federasi Nasional dan Atlet Individual Netral (AIN) akan ambil bagian dalam ajang prestisius ini.
"Ada 1.200 orang yang terakreditasi dan 73 negara yang berpartisipasi dalam event ini. LOC telah bekerja keras. Lihat saja kondisi saat ini. Luar biasa apa yang telah dikerjakan Indonesia, Federasi Gimnastik, dan LOC. Kami sangat senang sekali," ujar Boumpane.
Menanggapi komentar positif dari Watanabe dan Boumpane, Ketua Umum Federasi Gimnastik Indonesia (FGI), Ita Yuliati, kembali menegaskan rasa bangga Indonesia bisa menjadi tuan rumah kejuaraan kelas dunia ini.
Menurutnya, ini bisa menjadi momentum berharga untuk menunjukkan bahwa Indonesia juga mampu menyelenggarakan event kelas dunia, sekaligus mendorong kemajuan olahraga gimnastik di tanah air.
FGI, bersama semua pihak memastikan seluruh aspek persiapan—mulai dari fasilitas arena, sistem kompetisi, hingga dukungan relawan dan protokol keselamatan—berjalan optimal sesuai standar Federasi Gimnastik Internasional (FIG).
"Kami ingin seluruh atlet, ofisial, dan undangan lainnya merasa aman dan nyaman selama berada di Indonesia. Tujuannya tak lain agar atlet bisa fokus memberikan yang terbaik dan menciptakan prestasi luar biasa," kata Ita.
Selain menjadi ajang kompetisi tingkat dunia, kejuaraan ini juga diharapkan menjadi tolok ukur upaya memajukan pembinaan dan prestasi olahraga gimnastik di tanah air.
"Kejuaraan ini akan menjadi warisan positif bagi perkembangan gimnastik di Indonesia. Tidak hanya untuk prestasi, tetapi juga untuk menumbuhkan budaya sportivitas, kerja keras, dan kebanggaan bangsa," katanya menuntaskan.
FIG mengundang seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut memberikan dukungan penuh kepada para atlet yang akan berlaga serta menjadi bagian dari sejarah baru olahraga Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








