Akurat
Pemprov Sumsel

Yusma Deswita Gagal Rebut Perunggu, Akui Banyak PR Usai Debut di ISG 2025

Leo Farhan | 20 November 2025, 22:57 WIB
Yusma Deswita Gagal Rebut Perunggu, Akui Banyak PR Usai Debut di ISG 2025

AKURAT.CO Atlet gulat putri Indonesia, Yusma Deswita, belum berhasil membawa pulang medali pada gelaran Islamic Solidarity Games (ISG) 2025 di Riyadh, Arab Saudi.

Turun di kelas 53kg gaya bebas, Yusma harus mengakui keunggulan wakil Kirgistan, Aruuke Kadyrbek Kyzy, pada laga perebutan perunggu di Boulevard Arena, Riyadh, Selasa (18/11) waktu setempat.

Perjalanan Yusma dimulai langsung dari babak perempat final. Ia bertemu wakil Uzbekistan, Sokhida Akhmedova, namun kalah 0–4. Meski tumbang, aturan repechage memberi peluang kedua bagi atlet berusia 23 tahun itu setelah Akhmedova melaju ke final usai mengalahkan Kyzy.

Sayangnya kesempatan itu belum mampu dimaksimalkan. Berhadapan dengan Kyzy di partai perebutan perunggu, Yusma kembali harus menyerah 0–3 meski berupaya mencari kuncian untuk membalikkan keadaan.

"Awalnya saya kalah, tapi karena lawan saya menang di pertandingan lain, saya mendapat kesempatan lagi memperebutkan medali perunggu. Ini pertandingan internasional pertama saya, jadi nervous banget. Baru pertama kali lawan atlet dari negara lain," ujar Yusma usai laga.

Ia mengaku pengalaman perdananya di ajang internasional ini membuka banyak pelajaran penting, terutama soal kebutuhan memperkuat aspek fisik untuk dapat bersaing dengan pegulat dunia.

"Melihat lawan-lawan tadi, saya sadar masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki, terutama kekuatan fisik. Insya Allah kalau latihan lebih rajin dan disiplin, suatu hari saya bisa bersaing di level mereka," jelas pegulat asal Sumatera Barat itu.

Yusma juga menyoroti beberapa momen krusial di atas matras, di mana serangan yang disiapkan tidak berjalan mulus sehingga memberi celah bagi lawan.

Arahan pelatih sangat membantu, tapi beberapa gerakan saya sempat gagal. Saat lawan berhasil mengunci, saya sudah tidak bisa berbuat apa-apa," tuturnya.

Indonesia kini menantikan giliran dua pegulat lainnya yang masih akan bertanding, yakni Varadisa Septi Putri Hidayat di kelas 76kg freestyle dan Desi Sinta di kelas 68kg freestyle. Mereka diharapkan mampu menambah peluang medali dari cabang gulat pada ISG 2025.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.