SEA Games: Tampil di Tiga Edisi, Karateka Joshua Kandouw Akhirnya Naik Podium Tertinggi di Bangkok
Leo Farhan | 13 Desember 2025, 18:35 WIB

Laporan langsung Akurat.co dari SEA Games Thailand 2025 didukung oleh Jamkrindo dan Telkomsel.
AKURAT.CO, Tim Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di SEA Games Thailand 2025. Kali ini, cabang olahraga karate menyumbang medali emas melalui penampilan impresif Ignatius Joshua Kandouw.
Ignatius Joshua Kandouw meraih emas pada nomor kumite kelas -75 kilogram putra SEA Games Thailand yang digelar di Ratthaprasasanphakdi Building, Bangkok, Sabtu (13/12).
Joshua Kandouw tampil dominan sejak babak perempat final SEA Games Thailand. Atlet berusia 27 tahun itu membuka langkahnya dengan kemenangan telak 7–1 atas wakil Timor Leste, Fernandes Pereira Quefi Deonisio.
Performa solid kembali ditunjukkan pada semifinal saat Joshua menundukkan karateka Filipina, Batycan Alwyn, dengan skor 6–2 untuk mengamankan tiket ke partai puncak.
Di laga final, Joshua menunjukkan ketenangan dan agresifitas terukur saat menghadapi atlet Vietnam, Vo Van Hien. Ia sukses mengendalikan jalannya pertandingan dan memastikan kemenangan meyakinkan 9–3 sekaligus mengamankan medali emas bagi Merah Putih.
Adapun medali perunggu kelas -75 kilogram diraih atlet Singapura, Isaiah Wei En Tang.
Keberhasilan ini terasa spesial bagi Joshua karena menjadi medali emas pertamanya sepanjang keikutsertaannya di ajang SEA Games. Ia pun tak mampu menyembunyikan rasa bangga dan syukur usai laga final.
"Perasaan saya senang dan bangga sekali. Setelah ikut SEA Games ketiga kalinya, akhirnya saya bisa mendapatkan dan memberikan medali emas untuk Indonesia," ujar Joshua.
"Terima kasih untuk keluarga, pelatih, dan semua yang selalu mendukung serta memberi kepercayaan sampai saya bisa di titik ini."
Selain emas dari Joshua, tim karate Indonesia juga menambah koleksi medali perak melalui Ceyco Georgia Zefanya pada nomor kumite putri kelas -68 kilogram.
Pada partai final, Ceyco harus mengakui keunggulan atlet Vietnam, Thi Huong Dinh, dengan skor 5–8 dan memastikan posisi runner-up.
Satu medali lainnya disumbangkan Ni Made Dwi Kartika Apriyanti yang merebut perunggu pada kelas -61 kilogram putri. Ni Made sukses mengalahkan wakil Myanmar, Thin Zar Yoon, pada laga perebutan tempat ketiga.
Cabang olahraga karate Indonesia masih berpeluang menambah pundi-pundi medali melalui nomor kumite beregu putra dan putri yang akan dipertandingkan pada Minggu (14/12).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








