Akurat
Pemprov Sumsel

Australia Terbuka: Hadiah Naik 16 Persen, Coco Gauff Anggap Belum Imbang dengan Pemasukan Turnamen

Leo Farhan | 17 Januari 2026, 13:49 WIB
Australia Terbuka: Hadiah Naik 16 Persen, Coco Gauff Anggap Belum Imbang dengan Pemasukan Turnamen

AKURAT.CO, Bintang tenis putri Amerika Serikat, Coco Gauff, menjadi salah satu motor penggerak bagi para petenis top dunia untuk menuntut kenaikan hadiah uang (prize money) di turnamen-turnamen Grand Slam.

Meski nilai hadiah terus merangkak naik, para pemain merasa proporsi pembagian hasil dari total pendapatan turnamen masih jauh dari kata ideal.

Sebagai informasi, Australia Terbuka 2026 yang akan dimulai pada Minggu (18/1) telah mengumumkan kenaikan total hadiah sebesar 16 persen menjadi 111,5 juta dolar Australia (sekitar Rp1,16 triliun). Dengan angka tersebut, juara sektor tunggal akan membawa pulang lebih dari Rp41 miliar.

Baca Juga: Jannik Sinner Kritik Grand Slam Tunda Respons Tuntutan Kesejahteraan dan Gaji Pemain

Kesenjangan dengan Pendapatan Turnamen

Meski mencatatkan kenaikan tertinggi dalam sejarah turnamen, para pemain menilai angka tersebut belum mencerminkan keadilan jika dibandingkan dengan lonjakan pendapatan yang diraup penyelenggara.

Gauff mengungkapkan bahwa para pemain menargetkan porsi hadiah bisa menembus angka di atas 20 persen dari total pendapatan kotor (revenue) turnamen Grand Slam.

"Setahu saya, mereka memang menaikkan hadiah uang tahun ini. Namun, jika dibandingkan dengan persentase pendapatan, nilainya masih belum sesuai dengan apa yang kami harapkan," ujar Gauff seperti dikutip Skysports.

Tekanan dari Pemain Top 10

Ia juga sempat mengikuti pertemuan antara pemain elit dan perwakilan turnamen mayor di Roland Garros tahun lalu. Gauff memprediksi dialog akan semakin intens tahun ini karena adanya rasa frustrasi kolektif atas lambatnya progres negosiasi.

Baca Juga: Pliskova: Petenis Putra yang Tolak Kesetaraan Bayaran Super Lemah

Menurutnya, para pemain peringkat sepuluh besar dunia kemungkinan akan memberikan tekanan lebih besar agar kesepakatan bisa segera tercapai.

"Saya rasa diskusi lebih lanjut harus dilakukan, bukan cuma dengan Australia Terbuka tapi seluruh penyelenggara Grand Slam. Kami punya perwakilan pemain yang bekerja keras karena kami tidak bisa selalu hadir secara langsung," imbuhnya.

Gauff menegaskan bahwa meskipun para pemain menghargai progres yang ada, mereka tidak ingin polemik ini berlarut-larut hingga bertahun-tahun.

"Sejauh ini memang ada kemajuan, tapi tetap belum di titik yang kami inginkan. Saya membayangkan akan ada lebih banyak pertemuan dan tekanan yang lebih besar, terutama dari pemain di jajaran Top 10," pungkas Gauff.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H