Akurat
Pemprov Sumsel

​Australia Terbuka: Duel 2 Raksasa! Novak Djokovic vs Carlos Alcaraz Rebutan Takhta Sejarah

Leo Farhan | 31 Januari 2026, 15:27 WIB
​Australia Terbuka: Duel 2 Raksasa! Novak Djokovic vs Carlos Alcaraz Rebutan Takhta Sejarah

AKURAT.CO, Rod Laver Arena di Melbourne, Australia, bersiap menjadi saksi sejarah baru pada partai puncak Australia Terbuka 2026, Minggu (1/2).

Dua raksasa tenis lintas generasi, Novak Djokovic dan Carlos Alcaraz, akan saling jegal demi menasbihkan diri sebagai yang terbaik dalam buku sejarah tenis profesional di Australia Terbuka.

Final Australia Terbuka tahun ini bukan sekadar perebutan trofi, melainkan panggung bagi dua ambisi besar yang kontras. Djokovic yang kini menginjak usia 38 tahun membidik gelar kesebelas di Melbourne sekaligus trofi Grand Slam ke-25 sepanjang kariernya.

Baca Juga: Australia Terbuka: Usung ​Balas Dendam! Novak Djokovic Tantang Jannik Sinner Tiket Puncak

Jika berhasil menang, petenis asal Serbia tersebut resmi melampaui rekor sepanjang masa milik Margaret Court. Djokovic juga akan tercatat sebagai petenis pria tertua yang pernah mengangkat trofi Norman Brookes Challenge.

"Bagi saya dan Carlos, sejarah selalu menjadi pertaruhan setiap kali kami bertemu. Final Grand Slam memang memiliki tekanan besar, tetapi itu tidak mengubah cara saya memandang pertandingan," kata Novak Djokovic dikutip laman resmi ATP Tour.

Di seberang net, petenis nomor satu dunia, Carlos Alcaraz, datang dengan ambisi meledak-ledak. Di usianya yang baru 22 tahun, Alcaraz berpeluang menjadi pria termuda yang mengoleksi gelar Career Grand Slam (juara di empat turnamen berbeda).

Jika berhasil menang atas Djokovic pada laga final besok, Alcaraz bakal memecahkan rekor sang legenda, Rafael Nadal, yang meraih Career Grand Slam di usia 24 tahun.

"Saya benci menyerah. Menjadi pemain termuda yang melengkapi koleksi Grand Slam adalah target utama saya tahun ini," jelas Alcaraz.

Ujian Fisik Usai Duel "Neraka" Semifinal

Langkah kedua pemain menuju partai puncak tidaklah mudah. Keduanya harus melewati pertarungan lima set yang melelahkan di babak semifinal.

Djokovic secara heroik menghentikan dominasi juara bertahan Jannik Sinner dalam laga berdurasi empat jam sembilan menit. Sementara itu, Alcaraz harus memeras keringat lebih dalam saat menjinakkan Alexander Zverev selama lima jam 27 menit.

Baca Juga: Australia Terbuka: Carlos Alcaraz Depak Alexander Zverev dalam Maraton 5 Set, Kunci Partai Final

Mengingat Alcaraz sempat mengalami kram hebat, aspek pemulihan fisik akan menjadi faktor penentu di laga final nanti.

Bagi Djokovic, final ini juga menjadi ajang pembuktian kepada publik yang sempat meragukan kapasitasnya di usia senja.

Sejak terakhir juara di AS Terbuka 2023, dominasi tenis memang perlahan bergeser ke tangan generasi muda seperti Sinner dan Alcaraz.

"Banyak pakar yang ingin saya pensiun dalam beberapa tahun terakhir. Saya berterima kasih kepada mereka karena itu memberi saya motivasi ekstra untuk membuktikan bahwa mereka salah," tegas Djokovic.

Secara statistik head-to-head, Djokovic unggul tipis 5-4 atas Alcaraz. Kini, dunia menanti siapa yang akan keluar sebagai pemenang dalam duel dua raksasa yang mempertaruhkan supremasi sejarah tenis dunia ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H