Qatar Terbuka: Beringas Libas Beatriz Haddad Maia, Janice Tjen Tantang Iga Swiatek di 32 Besar

AKURAT.CO, Kejutan besar kembali dihadirkan oleh petenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen. Tampil di babak 64 besar turnamen level WTA 1000 Qatar Terbuka 2026, Janice sukses membungkam petenis tangguh Brasil, Beatriz Haddad Maia, dengan skor yang sangat mencolok.
Bertanding di Khalifa International Tennis and Squash Complex, Doha, Senin (9/2) malam setempat, Janice Tjen hanya memberikan satu gim bagi lawannya sebelum menutup laga Qatar Terbuka kali ini dengan kemenangan telak 6-1 dan 6-0.
Hasil ini memastikan langkah sang Srikandi Indonesia melenggang mulus ke babak 32 besar Qatar Terbuka.
Baca Juga: Qatar Terbuka: Tantangan Baru! Janice Tjen Hadapi Beatriz Haddad Maia di Putaran Pertama
Janice Tjen menunjukkan kelasnya sebagai petenis yang tengah naik daun. Meski kalah dalam persentase servis pertama (72 persen berbanding 81 persen), Janice jauh lebih efektif dalam mendulang poin.
Tercatat, ia memenangi 76 persen poin dari servis pertamanya, sementara Haddad Maia hanya mampu meraih 44 persen. Keunggulan Janice semakin terlihat dari efektivitasnya memanfaatkan peluang.
Ia berhasil mengonversi lima dari sepuluh kesempatan break point yang didapat. Sebaliknya, Haddad Maia dibuat tak berkutik dan hanya mendapatkan satu peluang break point sepanjang pertandingan yang juga gagal dimaksimalkan.
Baca Juga: Abu Dhabi Terbuka: Janice Tjen/Alex Eala Terhenti di Semifinal Usai Takluk dari Unggulan Keempat
Secara keseluruhan, Janice mengumpulkan 56 poin, jauh mengungguli petenis Brasil tersebut yang hanya mengoleksi 32 poin. Kemenangan ini juga diwarnai dengan catatan tiga aces dan minimnya kesalahan ganda (double faults) yang hanya menyentuh angka satu.
Ujian Sesungguhnya: Hadapi Petenis Peringkat Dua Dunia
Keberhasilan ini membawa Janice ke tantangan terbesar dalam kariernya. Di babak 32 besar, ia sudah ditunggu oleh unggulan pertama sekaligus petenis nomor dua dunia asal Polandia, Iga Swiatek.
Laga "David vs Goliath" ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa (10/2) malam pukul 20.10 WIB. Pertemuan ini akan menjadi duel perdana bagi kedua petenis.
Bagi Janice, laga melawan Swiatek bukan hanya sekadar memburu kemenangan, melainkan juga ujian mental menghadapi dominasi Swiatek di atas lapangan keras.
Menjelang duel akbar melawan Swiatek, statistik musim 2026 menunjukkan Janice memiliki pertahanan yang solid.
Ia mencatatkan 60,4 persen break points saved, lebih unggul dibandingkan Swiatek yang berada di angka 51,5 persen.
Namun pertanyaannya, mampukah Janice kembali menciptakan keajaiban untuk menjinakkan agresivitas Swiatek malam nanti?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









