Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing, NOC Indonesia Dukung Ketegasan Menpora Erick Thohir

AKURAT.CO,Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, dalam mengusut tuntas dugaan kasus pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang menimpa atlet panjat tebing di lingkungan Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan, pelecehan, maupun intimidasi adalah pelanggaran serius yang tidak memiliki tempat di dunia olahraga.
Ia memastikan pihaknya akan mengawal proses investigasi internal yang dilakukan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).
"Saya sangat prihatin mendengar kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet panjat tebing ini terjadi di Pelatnas. NOC Indonesia mendukung penuh komitmen dan langkah cepat Menpora," kata pria yang akrab disapa Okto tersebut dalam keterangan resminya, Selasa (3/3).
Okto mendesak agar kasus ini diusut secara transparan, profesional, dan berkeadilan.
Menurutnya, lingkungan Pelatnas seharusnya menjadi ruang aman (safe space) bagi seluruh atlet untuk fokus mengejar prestasi, bukan justru menjadi tempat yang mengancam keselamatan mereka.
Sebagai bentuk komitmen nyata, NOC Indonesia telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Safeguarding untuk memantau jalannya investigasi yang sedang berlangsung.
"Lingkungan Pelatnas harus menjadi ruang yang aman. Kami terus berkoordinasi intensif dengan FPTI, Kemenpora, maupun federasi nasional cabor lainnya. Kami tidak kenal kompromi menghadapi kasus kekerasan seksual seperti ini," tegas Okto.
Okto menjelaskan bahwa program safeguarding yang telah diimplementasikan sejak 2024 bukan sekadar formalitas, melainkan tanggung jawab institusional.
Program ini dirancang untuk memastikan seluruh atlet mendapatkan kesempatan berlatih dalam lingkungan yang inklusif dan bebas ancaman.
Guna memperkuat ekosistem tersebut, NOC Indonesia juga telah mengirimkan surat resmi kepada seluruh federasi nasional anggota untuk memastikan edukasi dan sosialisasi kebijakan safeguarding berjalan konsisten di tiap cabang olahraga.
"NOC Indonesia berkomitmen mendukung setiap langkah strategis pemerintah dalam menciptakan ekosistem olahraga nasional yang berintegritas, profesional, dan bebas dari segala bentuk kekerasan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






