Monte Carlo Masters: Lumat Carlos Alcaraz di Final, Jannik Sinner Resmi Rebut Takhta Peringkat 1 Dunia

AKURAT.CO, Jannik Sinner kembali membuktikan dominasinya di jagat tenis putra. Petenis asal Italia ini sukses mengunci gelar juara Monte Carlo Masters 2026 sekaligus merebut kembali takhta peringkat satu dunia. .
Dalam laga puncak di Monte Carlo Country Club, Roquebrune-Cap-Martin, Prancis, Minggu (12/4) setempat, Sinner menyudahi perlawanan rival beratnya, Carlos Alcaraz
Sinner menakklukkan petenis Spanyol itu lewat kemenangan dua set langsung dengan skor 7-6 (7/5) dan 6-3.
Hasil ini sekaligus mengakhiri masa kepemimpinan Carlos Alcaraz di puncak peringkat ATP.
Gelar di Monte Carlo ini menjadi trofi ATP 1000 ketiga bagi Sinner di musim ini. Sebelumnya, petenis berusia 24 tahun tersebut sukses menyapu bersih gelar di Indian Wells dan Miami, sebuah pencapaian yang populer disebut sebagai "Sunshine Double".
Keberhasilan Sinner tidak hanya soal trofi. Ia kini masuk ke dalam kelompok elite bersama Novak Djokovic dan Rafael Nadal sebagai petenis yang mampu memenangi empat gelar ATP 1000 secara beruntun, mengingat Sinner juga merupakan kampiun di Paris pada akhir musim lalu.
"Kami datang ke sini mencoba mendapatkan pertandingan sebanyak mungkin untuk mendapatkan umpan balik yang baik. Hari ini adalah level tinggi dari kami berdua," kata Sinner dikutip laman ATP.
Sinner mengaku kemenangan ini sangat spesial karena diraih di atas lapangan tanah liat (clay court), permukaan yang selama ini menjadi tantangan tersendiri baginya. Apalagi, laga final diwarnai kondisi cuaca yang cukup menantang.
"Kondisinya sedikit berangin dan berhembus kencang. Kembali ke peringkat satu sangat berarti bagi saya. Saya sangat senang memenangi gelar besar di permukaan ini (tanah liat), saya belum pernah melakukannya sebelumnya," tambahnya.
Kemenangan ini memperpanjang tren positif Sinner dengan 17 kemenangan beruntun. Ia juga menjadi petenis pertama sejak Novak Djokovic pada 2015 yang mampu meraup tiga gelar ATP 1000 di awal musim.
Sementara itu, meski kalah, Carlos Alcaraz menunjukkan sportivitas tinggi. Alcaraz, yang datang dengan modal 17 kemenangan beruntun di tanah liat termasuk gelar Roland Garros tahun lalu, mengakui keunggulan sang rival.
"Sangat mengesankan apa yang kamu capai saat ini. Baru satu orang yang memenangi 'Sunshine Double' dan Monte Carlo, dan kamu adalah yang kedua," kata Alcaraz.
Alcaraz sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit dengan memimpin dua-nol di set pertama dan unggul tiga-satu di set kedua.
Namun, Sinner menunjukkan mental baja dengan merebut lima gim terakhir secara beruntun untuk memastikan diri sebagai raja baru di Monte Carlo.
Dengan hasil ini, Sinner kini mencatat rekor pertemuan 7-10 melawan Alcaraz dan secara resmi akan kembali duduk di singgasana peringkat satu dunia pada rilis peringkat ATP Senin waktu setempat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









