Akurat
Pemprov Sumsel

Format Baru, Final Proliga 2026 Gunakan Sistem "Three Winning Set"

Dian Eko Prasetio | 20 April 2026, 20:46 WIB
Format Baru, Final Proliga 2026 Gunakan Sistem "Three Winning Set"
Pevoli Jakarta Pertamina Enduro, Shakira Ayu (tengah) dan Shindy Sasgi (kanan), saat mengadang smes pevoli Gresik Phonska, Nabila Purwita (kiri), pada laga Final Four Proliga 2026 di Semarang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Aprillio Akbar

AKURAT.CO, Kompetisi bola voli kasta tertinggi di Tanah Air, Proliga 2026, akhirnya mencapai klimaksnya. Partai puncak dijadwalkan berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta, mulai 24 hingga 26 April mendatang.

Ada yang berbeda pada edisi final Proliga tahun ini. Perebutan gelar juara tidak lagi menggunakan sistem satu pertandingan selesai, melainkan menggunakan format tiga kemenangan (best of three).

Perubahan ini diprediksi akan membuat tensi persaingan di lapangan menjadi jauh lebih sengit dan kompetitif.

Wakil Ketua Proliga, Reginald Nelwan, menjelaskan bahwa format baru ini memberikan ruang kompetisi yang lebih panjang bagi tim-tim yang bertarung di partai final.

"Sekarang pertandingan final tahun ini akan menggunakan sistem three winning set (best of three), yakni kedua tim bertanding tiga kali," kata Reginald melalui keterangannya.

Regulasi ini memberikan fleksibilitas durasi pertandingan. Jika salah satu tim mampu menyapu bersih kemenangan pada dua laga awal, maka pertandingan ketiga otomatis tidak perlu digelar.

Namun, jika kedudukan imbang 1-1 hingga laga kedua, persaingan dipastikan akan berlanjut hingga hari terakhir untuk menentukan sang jawara.

Sektor Putra: Duel Klasik Bhayangkara vs LavAni

Sektor putra akan menyuguhkan partai klasik sekaligus ulangan final dua musim terakhir antara juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi melawan Jakarta LavAni Livin Transmedia.

Ofisial tim LavAni, John Zulfikar, menyatakan bahwa skuadnya berada dalam kondisi tempur optimal untuk merebut kembali takhta yang sempat mereka kuasai pada musim 2022 dan 2023.

"LavAni sudah siap untuk pertandingan ini. Seluruh pemain kami sudah siap tampil di final," kata John Zulfikar.

Optimisme serupa juga diusung kubu Bhayangkara Presisi. Meski sempat menelan hasil kurang memuaskan di fase final four, evaluasi menyeluruh telah dilakukan demi mempertahankan mahkota juara.

"Kami berharap Bhayangkara akan menjadi juara. Dua kekalahan di final four menjadi pelajaran berharga," kata perwakilan tim Bhayangkara, Rita Kurniati.

Di sektor putri, perebutan gelar juara akan mempertemukan Jakarta Pertamina Enduro dengan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.

Manajer Jakarta Pertamina Enduro, Widi Triyoso, menegaskan kekuatan timnya sangat merata di seluruh lini tanpa adanya kasta antar-pemain.

"Tidak ada pemain pelapis. Semuanya sama, tidak ada lapis satu atau lapis dua," kata Widi penuh percaya diri.

Perebutan Tempat Ketiga Panaskan Yogyakarta

Sebelum laga puncak dimulai, GOR Amongrogo akan lebih dulu menghelat perebutan tempat ketiga (Bronze Final) pada 21–23 April.

Bagi para penggemar yang ingin menyaksikan langsung sejarah tercipta di Yogyakarta, tiket sudah tersedia secara daring. Panitia mematok harga Rp200.000 untuk kategori Reguler, Rp300.000 untuk Kelas 1, dan Rp400.000 untuk kategori VIP.

Jadwal Laga Pembuka Bronze Final Proliga 2026

Selasa, 21 April 2026  

16.00 WIB: Surabaya Samator vs Jakarta Garuda Jaya (PA)  

19.00 WIB: Jakarta Electric PLN Mobile vs Jakarta Popsivo Polwan (PI)  


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.