Akurat Logo

Italia Terbuka: Patahkan Kutukan Semifinal, Casper Ruud ke Laga Puncak

Hervin Saputra | 16 Mei 2026, 17:36 WIB
Italia Terbuka: Patahkan Kutukan Semifinal, Casper Ruud ke Laga Puncak
Petenis asal Norwegia, Casper Ruud, saat beraksi menghadapi Luciano Darderi di semifinal Italia Terbuka 2026 di Roma, Italia, Jumat (15/5/2026). X/InteBNLdItalia

AKURAT.CO, Petenis asal Norwegia, Casper Ruud, sukses mengamankan tiket babak final Italia Terbuka 2026. Kepastian ini didapat setelah Ruud tampil dominan dan melibas petenis tuan rumah, Luciano Darderi, pada babak semifinal yang berlangsung di Campo Centrale, Roma, Italia, Jumat (15/5/2026) waktu setempat.

Casper Ruud menang telak dua set langsung dengan skor kembar 6-1 dan 6-1. Laga Italia Terbuka kali ini sempat diwarnai penundaan selama hampir dua jam akibat guyuran hujan deras di ibu kota Italia tersebut.

Kemenangan ini terasa sangat spesial bagi Casper Ruud. Pasalnya, petenis berusia 27 tahun itu berhasil mematahkan kutukan semifinal di Roma setelah dalam tiga edisi sebelumnya di Italia Terbuka selalu gagal melangkah ke partai puncak.

Hasil ini juga menobatkan Ruud sebagai pemain aktif keenam yang sukses mencapai final di seluruh turnamen Masters 1000 lapangan tanah liat (clay court), menyusul kesuksesannya menjuarai Madrid Terbuka tahun lalu dan menjadi finalis Monte-Carlo 2024.

"Rasanya luar biasa. Ini merupakan semifinal Masters 1000 saya yang kesepuluh, sedangkan untuk dia (Luciano) ini yang pertama. Saya mencoba memanfaatkan pengalaman itu dan saya pikir saya bermain sangat baik hari ini," kata Ruud dikutip laman ATP.

Ruud tidak menampik bahwa salah satu kunci kemenangannya kali ini adalah keunggulan kebugaran fisik. Darderi dinilai kehabisan bensin setelah harus menghabiskan total sembilan jam di lapangan pada laga-laga sebelumnya, termasuk bermain hingga pukul 02.30 dini hari di fase perempat final.

"Saya sedikit kasihan kepada Luciano yang bermain di kandang sendiri tetapi tidak memiliki energi terbaiknya. Namun, itu bisa dimengerti karena jadwal bertandingnya beberapa hari lalu," tambah Ruud.

Sejak awal gim, forehand mematikan milik Ruud berkali-kali merepotkan Darderi. Ruud langsung melesat unggul 4-1 dalam waktu 24 menit sebelum hujan menghentikan laga.

Setelah pertandingan dilanjutkan kembali, dominasi Ruud tak terbendung hingga menutup set kedua dengan skor telak 6-1.

Keberhasilan menembus final di Roma juga membawa berkah bagi peringkat dunia Ruud. Setelah sempat terlempar dari posisi 20 besar akibat gugur di perempat final Madrid Terbuka April lalu, hasil ini mendongkrak posisi Ruud ke peringkat ke-17 dunia dan dipastikan kembali ke jajaran elite pekan depan.

Di babak final, Ruud berpotensi menghadapi tantangan super berat. Ia menunggu pemenang laga semifinal lainnya antara petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, melawan Daniil Medvedev.

Jannik Sinner sendiri saat ini tengah memegang rekor mentereng dengan 32 kemenangan beruntun di level ATP Masters 1000.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.