Akurat Logo

Play-Off NBA: Cavaliers Kian Terdesak! Josh Hart Antarkan New York Knicks Perlebar Keunggulan 2-0

Dian Eko Prasetio | 22 Mei 2026, 15:21 WIB
Play-Off NBA: Cavaliers Kian Terdesak! Josh Hart Antarkan New York Knicks Perlebar Keunggulan 2-0
Pemain New York Knicks, Josh Hart (hitam), saat menjaringkan bola di laga final play-off NBA wilayah timur kontra Cleveland Cavaliers di New York, Amerika Serikat, Kamis (21/5/2026). X/New York Knicks

AKURAT CO, New York Knicks benar-benar memanfaatkan momentum bermain di hadapan publik sendiri untuk mendominasi Final Play-off Wilayah Timur NBA 2026.

Menjamu Cleveland Cavaliers di Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat, Jumat (22/5/2026) waktu setempat, New York Knicks menang dengan skor 109-93.

Kemenangan ini membuat skuad asuhan Mike Brown itu kini memimpin telak dengan agregat 2-0 dalam seri best-of-seven di final play-off NBA kali ini.

Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor impresif New York Knicks yang belum terkalahkan dalam sembilan laga terakhir mereka di fase pascamusim tahun ini.

Jika pada gim pertama Jalen Brunson menjadi pahlawan lewat comeback gila 22 poin, kali ini giliran Josh Hart yang mencuri panggung.

Hart tampil luar biasa dengan mencatatkan rekor poin tertinggi sepanjang karier playoff-nya dengan 26 poin, termasuk melesakkan lima dari total 13 tembakan tiga angka milik New York Knicks. Tidak hanya tajam, Josh Hart juga mendistribusikan tujuh assist.

"Rasanya sangat luar biasa. Hal yang paling membuat saya bahagia adalah saya sempat memulainya dengan statistik nol dari tiga tembakan (tiga angka), tapi saya memilih untuk terus menembak. Kerja keras membangun kepercayaan diri itu," ujar Hart dikutip ESPN.

"Dia adalah seorang petarung sejati. Ketika Anda memiliki pemain dengan mentalitas seperti itu, mereka akan melakukan hal-hal yang tidak disangka orang lain bisa mereka lakukan kapan saja," puji pelatih Mike Brown.

Cleveland Cavaliers sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit di awal laga dan memimpin 27-24 pada kuarter pertama.

Bahkan, mereka berhasil meredam Jalen Brunson yang hanya mampu mencetak dua poin di babak pertama. Namun, Knicks tetap mampu unggul tipis 53-49 saat jeda turun minum.

Malapetaka bagi tim tamu terjadi pada kuarter ketiga. Setelah kedudukan sempat imbang 53-53, kolektivitas Knicks mendadak tidak terbendung.

Mereka mengamuk dengan mencetak 18 poin tanpa balas untuk melesat memimpin 71-53. Cavaliers bahkan dipaksa mandul tanpa mencetak angka selama lebih dari lima menit di kuarter ini.

Donovan Mitchell sempat mencoba membangkitkan asa Cavaliers dengan mengemas 26 poin, dibantu sang veteran James Harden yang menyumbang 18 poin.

Mereka bahkan sempat memangkas jarak menjadi tujuh poin di awal kuarter keempat, namun Knicks kembali tancap gas berkat kebangkitan Brunson yang menyudahi laga dengan 19 poin dan rekor playoff pribadi berupa 14 assist.

Mikal Bridges turut menyumbang 19 poin disusul Karl-Anthony Towns dengan double-double lewat 18 poin dan 13 rebound.

Dengan situasi tertinggal 2-0, Cleveland Cavaliers kini menghadapi misi yang sangat berat saat seri berpindah ke markas mereka untuk gim ketiga dan keempat pada Sabtu dan Senin mendatang.

Sejarah mencatat, belum pernah ada satu tim pun di NBA yang mampu bangkit setelah tertinggal 3-0 di babak playoff.

Meski begitu, pelatih Cavaliers, Kenny Atkinson, enggan panik dan menilai skema permainan timnya sudah benar, hanya saja penyelesaian akhirnya yang buruk.

"Malam ini bukan malam menembak yang bagus. Pada akhirnya, Anda harus memasukkan bola ke dalam keranjang, dan malam ini kami gagal melakukannya," ketus Atkinson.

Senada dengan sang pelatih, Donovan Mitchell menegaskan bahwa lini serang Cleveland tidak bermasalah.

"Kami hanya meleset dalam menembak. Saya menyukai semua skema peluang yang kami dapatkan. Kadang-kadang, Anda memang melewatkan tembakan yang terbuka," jelas Mitchell.

Di sisi lain, Josh Hart mengingatkan rekan-rekannya di Knicks untuk tidak jemawa demi menjaga asa lolos ke Final NBA pertama mereka sejak 1999.

Ia berkaca pada keberhasilan Cavaliers yang sempat tertinggal 2-0 di laga tandang namun mampu bangkit menumbangkan Detroit Pistons di semifinal lalu.

"Kami tahu mereka akan bermain dengan rasa putus asa dan urgensi tinggi. Kami tidak boleh hanya menyamai energi itu, kami harus melampauinya," kata Hart.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.