Akurat Logo

Ancam Copot Gelar! WBA Resmi Perintahkan Gervonta Davis Hadapi Floyd Schofield

Dian Eko Prasetio | 26 Mei 2026, 18:22 WIB
Ancam Copot Gelar! WBA Resmi Perintahkan Gervonta Davis Hadapi Floyd Schofield
Petinju asal Amerika Serikat, Gervonta Davis, dalam salah satu sesi latihan terbuka.

AKURAT.CO, Badan tinju dunia World Boxing Association (WBA) mengambil langkah tegas. Mereka resmi memerintahkan pemegang sabuk juara kelas ringan WBA, Gervonta "Tank" Davis, untuk segera mempertahankan gelar emas-hitam miliknya melawan penantang nomor satu, Floyd Schofield.

Kedua belah pihak kini diberikan tenggat waktu hingga 22 Juni 2026 untuk mencapai kesepakatan kontrak.

Jika dalam batas waktu tersebut negosiasi menemui jalan buntu, WBA akan langsung menggelar lelang terbuka (purse bid) untuk menentukan siapa promotor yang berhak mementaskan duel Gervonta Davis vs Floyd Schofield ini.

Dikutip dari laman Talksports, selain pertarungan di atas ring, laga Gervonta Davis vs Floyd Schofield juga menjadi panggung bentrokan bagi dua raksasa promotor dunia.

Gervonta Davis saat ini berada di bawah naungan Premier Boxing Champions (PBC) milik Al Haymon. Sementara sang penantang, Floyd Schofield, dipromosikan oleh Golden Boy Promotions milik legenda tinju Oscar De La Hoya.

Davis (30-0-1) tercatat sudah cukup lama absen dari ring sejak hasil imbang kontroversialnya melawan Lamont Roach pada Maret 2025 lalu.

Dalam laga tersebut, Lamont Roach dinilai secara keliru tidak mendapatkan poin knockdown di ronde kesembilan, yang andai disahkan juri, bakal membuatnya memenangi pertandingan atas Davis.

Alih-alih melakoni rematch dengan Roach, petinju asal Baltimore ini justru sempat menandatangani kontrak duel eksebisi melawan YouTuber Jake Paul.

Namun, laga tersebut batal total setelah Davis tersandung kasus hukum yang sangat serius. Mantan pasangannya mengajukan gugatan sipil atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Davis ditangkap pihak kepolisian pada awal tahun ini setelah sempat menjadi buronan selama dua minggu atas tuduhan penganiayaan berat, penyekapan, dan percobaan penculikan.

Pasca-penangkapan, Davis dibebaskan setelah membayar jaminan sebesar 8.500 Dolar AS, atau sekitar Rp151.453.000. Setelah masalahnya mereda, Davis kini menargetkan kembali naik ring pada awal musim gugur (September 2026).

Pihak PBC sendiri dilaporkan sangat berhati-hati dalam mengunci tanggal pasti laga comeback ini mengingat situasi hukum Davis yang masih belum sepenuhnya stabil. Sejatinya, opsi pertarungan ulang melawan Isaac 'Pitbull' Cruz sempat dipertimbangkan.

Namun, jika Davis lebih memilih jalur tersebut, WBA dipastikan bakal langsung mencopot sabuk juara kelas 135 pon miliknya.

Di sudut lain, Floyd Schofield (19-0) datang dengan modal performa yang mengerikan. Pada penampilan terakhirnya di bulan Juni 2025, ia sukses menghancurkan mantan juara dunia kelas bulu super IBF, Tevin Farmer, hanya dalam waktu 78 detik.

Sebelum kemenangan sensasional tersebut, Schofield sempat dijadwalkan bentrok melawan Shakur Stevenson pada Februari 2025 dalam partai tambahan duel Artur Beterbiev versus Dmitry Bivol. Sayang, laga itu batal tiga hari jelang duel karena Schofield mendadak jatuh sakit.

Kini, bola panas berada di kubu Gervonta Davis. Apakah ia akan mematuhi perintah WBA demi menjaga mahkota juara dunianya, ataukah ego dan masalah hukumnya akan membuat sabuk kelas ringan tersebut lepas tanpa sempat dipertahankan?

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.