Akurat Logo

Misi Rebut Kembali Takhta, Canelo Alvarez Diadang Christian Mbilli dan Monster Baru Hamzah Sheeraz

Dian Eko Prasetio | 28 Mei 2026, 18:11 WIB
Misi Rebut Kembali Takhta, Canelo Alvarez Diadang Christian Mbilli dan Monster Baru Hamzah Sheeraz
Petinju asal Meksiko, Saul "Canelo" Alvarez.

AKURAT.CO, Megabintang tinju dunia, Saul "Canelo" Alvarez, mengusung misi besar untuk merebut kembali status juara dunia saat naik ring pada September 2026 mendatang.

Namun, jalan pria asal Meksiko ini dipastikan terjal karena deretan jawara baru di kelas super menengah sudah siap mengantre untuk menjatuhkannya.

Sejak Canelo Alvarez kehilangan status juara dunia tak terbantahkan (undisputed) akibat kekalahan dari Terence Crawford yang kemudian memilih pensiun, sabuk-sabuk juara di kelas ini langsung terpecah belah. Saat ini, peta kekuatan kelas super menengah dihuni oleh wajah-wajah baru yang mengerikan.

Jaime Munguia sukses merampas sabuk WBA dari Armando Resendiz, Osleys Iglesias mengamankan mahkota IBF usai menghentikan Pavel Silyagin, sementara Christian Mbilli, calon lawan Canelo Alvarez berikutnya, telah dinaikkan statusnya menjadi juara penuh WBC.

Melengkapi teka-teki pecahan sabuk milik Canelo, petinju asal Inggris, Hamzah Sheeraz, mengamankan sabuk juara dunia WBO yang lowong setelah menghancurkan Alem Begic pada Sabtu (23/5) kemarin.

Kesuksesan Sheeraz ini langsung disambut gembira oleh promotornya, Frank Warren dari Queensberry Promotions. Warren menyebut keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan strategi matang tim dalam mengarahkan karier Sheeraz.

"Banyak kerja keras yang dicurahkan untuknya (Sheeraz). Kami melobi dengan sangat kuat untuk mewujudkan laga perebutan gelar dunia ini. Ini adalah bukti pengelolaan karier yang benar. Selamat untuk Sheeraz, dan kini kami bersiap menatap pertarungan besar berikutnya," beber Warren.

Tanpa ragu, Warren langsung membidik Alvarez sebagai target utama untuk duel unifikasi sabuk juara di masa depan.

Namun, rencana megah itu baru bisa terwujud jika Canelo mampu melewati hadangan Christian Mbilli dalam kurun waktu kurang dari empat bulan ke depan.

"Saya rasa Canelo berada dalam radar Sheeraz berikutnya. Tapi ingat, Canelo harus menang terlebih dahulu (melawan Mbilli). Kita akan lihat seberapa banyak sisa kekuatan yang dimiliki Canelo di dalam tangkinya. Ini akan sangat menarik," tambah Warren.

Kini, tekanan sepenuhnya berada di pundak Canelo Alvarez. Pertarungan bulan September nanti bukan lagi sekadar laga comeback biasa, melainkan pembuktian apakah dirinya masih menjadi wajah dunia tinju ataukah era keemasannya telah resmi digantikan oleh gelombang monster baru seperti Mbilli dan Sheeraz.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.