Akurat Logo

Indonesia International Open 2026 Siap Digelar, Deretan Pebiliar Kelas Dunia Meramaikan Jakarta

Zainal Hasan | 4 Juni 2026, 17:17 WIB
Indonesia International Open 2026 Siap Digelar, Deretan Pebiliar Kelas Dunia Meramaikan Jakarta
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir dalam sesi konferensi persIndonesia International Open (IIO) 2026 di INews Tower, Kamis (4/6/2026). AKURAT.CO/Zainal Hasan

AKURAT.CO, Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan turnamen biliar bertaraf internasional melalui gelaran Indonesia International Open (IIO) 2026.

Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, ajang ini dijadwalkan berlangsung di Pro Billiard Center (PBC), Pusat Pelatihan Nasional PB POBSI yang berlokasi di iNews Tower, Jakarta, pada 29 Juni hingga 4 Juli 2026.

Turnamen yang digelar bekerja sama dengan Predator dan PBC tersebut akan mempertandingkan nomor Men's 10-Ball Open dengan total hadiah mencapai USD100.000 atau setara sekitar Rp1,6 miliar.

Sebanyak 128 peserta dari lebih dari 20 negara dipastikan ambil bagian dalam kompetisi ini. Para peserta terdiri atas pemain elite dunia, atlet nasional, hingga pebiliar muda yang tengah mencuri perhatian di panggung internasional.

Berbeda dengan edisi sebelumnya yang menghadirkan beberapa kategori pertandingan, Indonesia International Open tahun ini sepenuhnya difokuskan pada nomor Men's 10-Ball Open.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus mempertemukan para pemain terbaik dunia dalam satu nomor unggulan.

Sejumlah pebiliar Indonesia seperti Irsal Nasution, Edward Koyongian, Erwin Azhar, Andri, dan Albert Januarta akan menjadi andalan tuan rumah dalam menghadapi persaingan ketat dari para atlet internasional.

Turnamen ini juga dipastikan menghadirkan sejumlah nama besar di dunia biliar. Salah satunya adalah Carlo Biado dari Filipina yang pernah menjuarai WPA World 9-Ball Championship 2017.

Selain itu, ada pula Mikhail Chinakhov asal Rusia yang dikenal sebagai mantan juara dunia junior dengan rekam jejak impresif di berbagai turnamen internasional.

Pebiliar Spanyol Jose Alberto Hernandez turut masuk daftar peserta, sementara panitia masih akan mengumumkan sejumlah nama besar lainnya menjelang pelaksanaan turnamen.

Sekretaris Jenderal PB POBSI, Achmad Fadil Nasution, menilai konsistensi penyelenggaraan Indonesia International Open menjadi bukti meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia sebagai tuan rumah event biliar bergengsi.

"Tahun ketiga penyelenggaraan Indonesia International Open menjadi bukti bahwa Indonesia semakin dipercaya sebagai tuan rumah turnamen biliar internasional. Kehadiran para pemain top dunia memberikan kesempatan berharga bagi atlet-atlet Indonesia untuk meningkatkan pengalaman bertanding dan memperoleh poin ranking internasional yang penting bagi perkembangan karier mereka," ujar Achmad Fadil Nasution dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Ia menambahkan, kolaborasi bersama Predator dan Pro Billiard Center juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat perkembangan olahraga biliar di kawasan Asia.

Sementara itu, Tournament Director Indonesia International Open 2026, Melvin Chia, menilai perkembangan turnamen tersebut menunjukkan tren yang sangat positif sejak pertama kali digelar pada 2024.

Menurutnya, peningkatan jumlah peserta serta tingginya antusiasme komunitas biliar menjadi indikator bahwa Indonesia International Open mulai mendapat tempat di kalender kompetisi internasional.

"Dalam dua tahun terakhir, kami melihat pertumbuhan yang luar biasa dari sisi partisipasi dan antusiasme komunitas biliar. Dengan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, Indonesia International Open berpotensi menjadi salah satu turnamen paling bergengsi di Asia Tenggara," kata Melvin.

Selain menjadi arena persaingan atlet dunia, Indonesia International Open 2026 juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap sektor sport tourism.

Lokasi pertandingan yang berada di pusat Jakarta dinilai mampu menarik kunjungan atlet, ofisial, dan wisatawan untuk menikmati berbagai destinasi kuliner, hiburan, serta budaya di ibu kota.

Pada penyelenggaraan tahun lalu, turnamen ini tercatat menarik lebih dari 10 ribu penonton secara langsung dan menghasilkan lebih dari satu juta tayangan digital di berbagai platform.

Tahun ini, panitia menargetkan jangkauan yang lebih luas melalui peningkatan kualitas pertandingan dan pengalaman menonton yang lebih baik.

Rangkaian Indonesia International Open 2026 akan diawali dengan babak kualifikasi pada 29 Juni hingga 30 Juni 2026. Setelah itu, para peserta yang lolos akan bersaing pada babak utama yang berlangsung pada 1 Juli hingga 4 Juli 2026 di Pro Billiard Center, Jakarta.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.