Akurat Logo

Libema Terbuka: Kandas di Putaran Pertama, Janice Tjen Bidik Penebusan di Sektor Ganda Bersama Aldila Sutjiadi

Dian Eko Prasetio | 9 Juni 2026, 21:04 WIB
Libema Terbuka: Kandas di Putaran Pertama, Janice Tjen Bidik Penebusan di Sektor Ganda Bersama Aldila Sutjiadi
Petenis asal Indonesia, Janice Tjen (kiri), saat berjabat tangan dengan petenis asal Belgia yang mengalahkannya di laga pembuka Libema Terbuka, Greet Minnen, di Hertogenbosch, Belanda, Selasa (9/6/2026). X/TennisBelgium

AKURAT.CO, Tren positif srikandi tenis Indonesia, Janice Tjen, di lapangan rumput harus mendapat ujian berat. Tampil sebagai unggulan ketujuh di sektor tunggal putri ajang WTA 250 Libema Terbuka 2026, langkah Janice terpaksa terhenti prematur pada putaran pertama.

Petenis andalan Merah Putih berusia 24 tahun itu harus mengakui ketangguhan wakil Belgia, Greet Minnen di laga perdana Libema Terbuka kali ini.

Janice Tjen tak berkutik dan menyerah dua set langsung dengan skor 6-7 (4-7) dan 1-6, di Autotron Rosmalen, 's-Hertogenbosch, Belanda, Selasa (9/6/20267) malam WIB.

Catatan statistik pertandingan di Libema Terbuka menggambarkan bagaimana Janice Tjen kesulitan keluar dari tekanan Minnen, terutama di set kedua.

Pada set pembuka, Janice sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit hingga memaksa laga berlanjut ke fase tie-break. Sayang, ia kalah tenang dan menyerah 4-7.

Memasuki set kedua, performa Janice mendadak menurun. Keunggulan servis pertama Minnen yang mencapai akurasi 81 persen dengan persentase kemenangan poin servis pertama sebesar 72 persen membuat Janice frustrasi.

Sepanjang laga, Janice juga gagal memanfaatkan empat kesempatan break point yang didapatnya. Sebaliknya, Minnen tampil lebih klinis dengan mengonversi dua dari sepuluh kesempatan break point untuk menyudahi perlawanan Janice.

https://akurat.co/arena/862078/birmingham-terbuka-pindah-ke-lapangan-rumput-janice-tjen-sukses-amankan-16-besar

Secara keseluruhan, Minnen unggul dengan mengemas 79 poin total, sementara Janice harus puas dengan 62 poin. Kekalahan di nomor tunggal ini tentu menjadi evaluasi penting bagi Janice dalam mengarungi kalender tur lapangan rumput musim ini.

Apalagi, sebelum terbang ke Belanda, Janice juga sempat menelan pil pahit setelah kandas di babak 16 besar sektor tunggal turnamen Birmingham Classic 2026.

Namun menariknya, Janice justru memiliki magis tersendiri di sektor ganda putri. Pada turnamen Birmingham Classic pekan lalu, ia sukses mengunci gelar juara saat berpasangan dengan petenis Australia, Talia Gibson.

Kala itu, Janice/Talia secara mengejutkan sukses menumbangkan ganda unggulan kedua asal Inggris Raya, Harriet Dart/Maia Lumsden, dua set langsung 6-4 dan 6-3.

Meski sudah angkat koper di nomor tunggal Libema Terbuka, perjuangan Janice Tjen di Belanda belum sepenuhnya berakhir. Ia akan langsung mengalihkan fokus penuhnya ke nomor ganda putri.

Pada turnamen di Belanda ini, Janice akan kembali berduet dengan kompatriotnya sesama petenis top Indonesia, Aldila Sutjiadi.

Datang sebagai pasangan unggulan kedua turnamen, duet Merah Putih ini sudah ditunggu oleh tantangan dari pasangan gado-gado Belanda dan Inggris Raya, Isabelle Haverlag/Maia Lumsden, di putaran pertama.

Laga ini juga menjadi aroma balas dendam tersendiri bagi Janice, mengingat Maia Lumsden merupakan salah satu pemain yang ia kalahkan di final ganda putri Birmingham lalu.

Duet Janice/Aldila diharapkan mampu melangkah jauh dan membawa pulang trofi dari Negeri Kincir Angin.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.