Pensiun Jadi Opsi, Oleksandr Usyk Ultimatum WBC: Bisnis Serius atau Copot Gelar!

AKURAT.CO, Penguasa takhta tinju kelas berat, Oleksandr Usyk, kini berada di persimpangan jalan krusial di akhir karier legendarisnya.
Petinju berusia 39 tahun itu dihadapkan pada pilihan dilematis, mematuhi perintah badan tinju WBC untuk menghadapi penantang wajib, Agit Kabayel, atau justru memilih gantung sarung tinju.
Kubu Oleksandr Usyk menegaskan bahwa mereka sama sekali tidak terpengaruh oleh tekanan publik maupun perang urat syaraf di media sosial terkait laga Usyk selanjutnya.
Bagi mereka, sebuah mega duel hanya akan tercipta jika ada struktur bisnis dan nilai komersial yang masuk akal.
Perwakilan Tim Oleksandr Usyk, Sergey Lapin, memberikan pernyataan mengejutkan yang membuat publik tinju dunia gigit jari.
Ia menyebut ada kemungkinan besar duel dramatis melawan Rico Verhoeven di Mesir bulan lalu merupakan penampilan terakhir Usyk di atas ring.
"Oleksandr telah menghabiskan seluruh kariernya untuk membuktikan siapa dirinya. Pada tahap ini, pertanyaannya bukan lagi apa yang harus Usyk bayar kepada orang lain. Pertanyaannya adalah acara seperti apa yang bisa dibangun?" kata Lapin secara eksklusif kepada Snabbare.
"Jika angka dan kesempatannya masuk akal bagi semua orang, maka segalanya mungkin terjadi. Kami terbuka untuk bisnis yang serius, bukan sekadar omong kosong.
"Namun jika tidak ada struktur komersial yang serius di balik pertarungan ini (kontra Kabayel), maka sulit untuk membenarkannya."
WBC sendiri telah memberikan tenggat waktu kepada kubu Usyk dan Kabayel hingga 30 Juni 2026 untuk mencapai kesepakatan sebelum status laga dilempar ke lelang terbuka (purse bid).
Meskipun Penasihat Kerajaan Arab Saudi, Turki Alalshikh, sempat mendukung Agit Kabayel sebagai lawan Usyk berikutnya, magnet finansial dari duel ulang (rematch) melawan Rico Verhoeven tampaknya jauh lebih menggiurkan bagi promotor.
Laga jilid dua kontra Verhoeven dinilai sebagai mesin pencetak uang yang jauh lebih masif ketimbang menghadapi Kabayel.
Apalagi Usyk dikenal tidak ragu untuk mengosongkan atau mencopot sabuk juara demi mengejar duel bernilai tinggi.
Strategi itu juga yang membuatnya menjadi juara dunia tak terbantahkan (undisputed) dua kali di kelas berat tanpa pernah sekalipun menelan kekalahan.
Lapin menegaskan bahwa kejelasan mengenai masa depan Usyk akan diumumkan secara resmi pada akhir pekan ini.
Selain itu, opsi untuk mundur sepenuhnya dari dunia tinju profesional juga dipastikan bukan sekadar gertakan sambal.
"Satu hal yang harus diingat orang, ketika seorang petarung telah mencapai semua yang telah dicapai Oleksandr, setiap penampilannya menjadi sangat istimewa. Sangat mungkin para penggemar telah melihatnya di dalam ring untuk terakhir kalinya," tegas Lapin.
Jika Usyk akhirnya memilih pensiun atau mengosongkan sabuknya demi mengejar rematch komersial melawan Verhoeven, Agit Kabayel (27-0, 19 KO) otomatis akan langsung dinaikkan statusnya menjadi Juara Dunia WBC.
Jika skenario itu terjadi, nama Tyson Fury diprediksi bakal langsung merangsek naik untuk menantang Kabayel, mengingat The Gypsy King saat ini telah ditempatkan sebagai penantang nomor satu WBC dan memiliki hubungan pertemanan yang dekat dengan petinju asal Jerman tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Poco X8 Pro Yellow Resmi di Indonesia: Intip Harga, Spesifikasi, dan Desain Kuning Ikoniknya!
- 2Link Live Streaming Portugal vs Uzbekistan Piala Dunia 2026, Nonton Resmi via MAXStream dan TVRI!
- 3Prediksi Skor Paraguay vs Australia 26 Juni 2026: Socceroos Selangkah Lagi ke 32 Besar, Paraguay Wajib Menang
- 4Jadwal Piala Dunia 24-25 Juni 2026 Lengkap dengan Jam Tayang
- 5Jadwal Piala Dunia Hari Ini 23 Juni 2026: Portugal Hingga Kroasia Main, Cek Jam Tayang Lengkap!
- 6AS Putuskan untuk Mengakhiri Otorisasi Operasi 'Tanpa Batasan' untuk Israel di Lebanon
- 7Prediksi Skor Republik Ceko vs Meksiko 25 Juni 2026: El Tricolor Favorit, Mampukah Narodak Ciptakan Kejutan?
- 8Moto3 Belanda: Puji Kehebatan Veda Ega Pratama di Brno, Hiroshi Aoyama Bidik Momentum di Assen
- 9Sekolah Rakyat NTT Wujud Nyata Pemerataan Pendidikan dan Akselerasi Mimpi Generasi Muda
- 10Modus Setoran Biro Jasa ke Imigrasi Bali, Berkas KITAS-KITAP Tidak Diklik jika Ogah Bayar





