Akurat Logo
Bank Indonesia

Pensiun Jadi Opsi, Oleksandr Usyk Ultimatum WBC: Bisnis Serius atau Copot Gelar!

Dian Eko Prasetio | 26 Juni 2026, 18:04 WIB
Pensiun Jadi Opsi, Oleksandr Usyk Ultimatum WBC: Bisnis Serius atau Copot Gelar!
Petinju kelas berat asal Ukraina, Oleksandr Usyk.

AKURAT.CO, Penguasa takhta tinju kelas berat, Oleksandr Usyk, kini berada di persimpangan jalan krusial di akhir karier legendarisnya.

Petinju berusia 39 tahun itu dihadapkan pada pilihan dilematis, mematuhi perintah badan tinju WBC untuk menghadapi penantang wajib, Agit Kabayel, atau justru memilih gantung sarung tinju.

Kubu Oleksandr Usyk menegaskan bahwa mereka sama sekali tidak terpengaruh oleh tekanan publik maupun perang urat syaraf di media sosial terkait laga Usyk selanjutnya.

Bagi mereka, sebuah mega duel hanya akan tercipta jika ada struktur bisnis dan nilai komersial yang masuk akal.

Perwakilan Tim Oleksandr Usyk, Sergey Lapin, memberikan pernyataan mengejutkan yang membuat publik tinju dunia gigit jari.

Ia menyebut ada kemungkinan besar duel dramatis melawan Rico Verhoeven di Mesir bulan lalu merupakan penampilan terakhir Usyk di atas ring.

"Oleksandr telah menghabiskan seluruh kariernya untuk membuktikan siapa dirinya. Pada tahap ini, pertanyaannya bukan lagi apa yang harus Usyk bayar kepada orang lain. Pertanyaannya adalah acara seperti apa yang bisa dibangun?" kata Lapin secara eksklusif kepada Snabbare.

"Jika angka dan kesempatannya masuk akal bagi semua orang, maka segalanya mungkin terjadi. Kami terbuka untuk bisnis yang serius, bukan sekadar omong kosong.

https://akurat.co/arena/863511/mulai-habis-kesabaran-agit-kabayel-desak-oleksandr-usyk-copot-sabuk-wbc-jika-takut-bertarung

"Namun jika tidak ada struktur komersial yang serius di balik pertarungan ini (kontra Kabayel), maka sulit untuk membenarkannya."

WBC sendiri telah memberikan tenggat waktu kepada kubu Usyk dan Kabayel hingga 30 Juni 2026 untuk mencapai kesepakatan sebelum status laga dilempar ke lelang terbuka (purse bid).

Meskipun Penasihat Kerajaan Arab Saudi, Turki Alalshikh, sempat mendukung Agit Kabayel sebagai lawan Usyk berikutnya, magnet finansial dari duel ulang (rematch) melawan Rico Verhoeven tampaknya jauh lebih menggiurkan bagi promotor.

Laga jilid dua kontra Verhoeven dinilai sebagai mesin pencetak uang yang jauh lebih masif ketimbang menghadapi Kabayel.

Apalagi Usyk dikenal tidak ragu untuk mengosongkan atau mencopot sabuk juara demi mengejar duel bernilai tinggi.

Strategi itu juga yang membuatnya menjadi juara dunia tak terbantahkan (undisputed) dua kali di kelas berat tanpa pernah sekalipun menelan kekalahan.

Lapin menegaskan bahwa kejelasan mengenai masa depan Usyk akan diumumkan secara resmi pada akhir pekan ini.

Selain itu, opsi untuk mundur sepenuhnya dari dunia tinju profesional juga dipastikan bukan sekadar gertakan sambal.

"Satu hal yang harus diingat orang, ketika seorang petarung telah mencapai semua yang telah dicapai Oleksandr, setiap penampilannya menjadi sangat istimewa. Sangat mungkin para penggemar telah melihatnya di dalam ring untuk terakhir kalinya," tegas Lapin.

Jika Usyk akhirnya memilih pensiun atau mengosongkan sabuknya demi mengejar rematch komersial melawan Verhoeven, Agit Kabayel (27-0, 19 KO) otomatis akan langsung dinaikkan statusnya menjadi Juara Dunia WBC.

Jika skenario itu terjadi, nama Tyson Fury diprediksi bakal langsung merangsek naik untuk menantang Kabayel, mengingat The Gypsy King saat ini telah ditempatkan sebagai penantang nomor satu WBC dan memiliki hubungan pertemanan yang dekat dengan petinju asal Jerman tersebut.


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.