Asian Games: Modal Mental 'Darah Batak', Samuel Marbun Siap Sulap Perak Hangzhou Jadi Emas di Aichi-Nagoya

AKURAT.CO, Atlet wushu sanda Indonesia, Samuel Marbun, terus memantapkan diri jelang bergulirnya Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Bersenjatakan persiapan maksimal dan modal mental "darah Batak", petarung spesialis kelas 65 kilogram ini optimistis bisa merubah raihan medali perak yang diraihnya pada edisi Hangzhou 2022 menjadi medali emas di Jepang nanti.
Langkah persiapan Samuel Marbun sendiri sejatinya sempat terpotong karena harus menyelesaikan masa pendidikan kepolisian di awal tahun.
Ia baru bisa bergabung penuh di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Wushu Indonesia pada Mei lalu.
Guna mengejar ketertinggalan dan mencapai kondisi peak performance menjelang September esok, Samuel Marbun memilih menyiasatinya lewat porsi latihan mandiri secara ekstra di luar instruksi pelatih.
"Ngakalinnya sih saya nambahin program di luar program pelatih. Saya tambahin mandiri di waktu luang dan cari partner latihan yang bisa ngimbangin," kata Samuel Marbun saat ditemui usai latihan di Pelatnas Wushu di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Meski mengklaim persiapannya sudah memasuki fase puncak, Samuel tak menampik adanya kendala krusial yang tengah dihadapi skuad sanda Indonesia.
Menurutnya, variasi teknik dan taktik bertarung yang diasah selama di Pelatnas butuh diuji coba melalui lawan tanding (sparring partner) yang sepadan.
"Persiapan kita sebenarnya sudah maksimal, tapi kita di sini kurang teman sparring. Teknik-teknik yang sudah kita latih butuh teman sparring untuk mempraktikkannya. Jadi kita tuh butuh berangkat dan tryout ke Tiongkok," kata peraih medali emas SEA Games tersebut.
Mengenai persaingan di kelas 65 kilogram, Samuel memetakan sejumlah negara yang wajib diwaspadai di Aichi-Nagoya mendatang.
Negara seperti Tiongkok masih menjadi ancaman, walau muncul kompetitor dari Asia Tenggara seperti Filipina dan Vietnam.
Demi memuluskan misi mengamankan emas, Samuel bersama tim pelatih giat melakukan evaluasi mendalam berdasarkan rekaman pertandingan lawan-lawan potensialnya.
"Evaluasi yang pasti dari teknik. Kita analisa lawan satu per satu yang satu kelas dengan kita, cari kelebihan dan kekurangannya, lalu dicocokkan dengan karakter bertarung kita," paparnya.
Saat ditanya mengenai modal utamanya dalam menantang dominasi atlet Tiongkok yang kerap menjadi tembok tebal di nomor sanda, Samuel menjawab dengan lugas dan penuh percaya diri.
"Kalau keunggulan sih dari dulu aku cuma mental saja. Darah Batak itulah! Target di Asian Games kemarin kan perak, ya mudah-mudahan kita harus yakin biar warna silver itu berganti jadi warna emas," kata Samuel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








