Akurat Logo

Asian Games: Timnas Sepak Takraw Indonesia Ingin Lampaui Rekor Medali di Achi-Nagoya

Dian Eko Prasetio | 29 Juli 2026, 19:42 WIB
Asian Games: Timnas Sepak Takraw Indonesia Ingin Lampaui Rekor Medali di Achi-Nagoya
CdM Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, saat melakukan visitasi di Pelatnas Sepak Takraw, Parepare, Sulawesi Selatan, Rabu (29/7/2026). NOC INDONESIA

AKURAT.CO, Skuad Timnas Sepak Takraw Indonesia diproyeksikan kembali menjadi salah satu cabor untuk mendulang medali bagi kontingen Merah Putih di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Optimisme tersebut menebal usai Chef De Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, menggelar kunjungan kerja langsung ke lokasi Pemusatan Latihan Nasional (pelatnas) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Di mana hal ini merupakan visitasi terjauh yang pernah ditempuh seorang CdM dalam sejarah persiapan multiajang internasional.

Langkah ekstra ini diambil guna mengawal langsung persiapan atlet sepak takraw putra dan putri agar mampu melampaui raihan dua perak dan satu perunggu yang disabet pada edisi Asian Games Hangzhou 2022 lalu.

"Melihat persiapan yang dilakukan, kami sangat percaya diri bahwa sepak takraw memiliki peluang besar menyumbangkan medali bagi Indonesia di Asian Games 2026. Pembinaan yang dijalankan berkesinambungan dan menjadi fondasi yang sangat baik untuk meningkatkan prestasi di level internasional," kata CdM Todotua di Parepare, Rabu (29/6/2026).

Dalam peninjauan yang didampingi langsung oleh Ketua Umum PP Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Surianto, Todotua memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif pemusatan latihan mandiri ini. Menurutnya, atmosfer Parepare sangat kondusif untuk menggembleng para atlet.

https://akurat.co/olahraga/823227/begini-cara-menpora-erick-akhiri-dualisme-kepengurusan-cabor-sepak-takraw

"Area latihan di sini sangat proper. Atlet-atlet berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan dipusatkan di Parepare sehingga mereka dapat berlatih dengan fokus penuh. Ini menjadi inisiatif yang sangat baik dari PP PSTI dalam membangun atmosfer latihan yang mendukung peningkatan prestasi," bebernya.

Todotua menegaskan, tugas utama tim CdM adalah memastikan seluruh kebutuhan nonteknis, mulai dari logistik, akomodasi, hingga pasokan nutrisi terjamin tanpa celah. Hal ini dilakukan agar para atlet dan jajaran pelatih tidak terbebani oleh urusan di luar arena pertandingan.

"Kami berkomitmen terus mengunjungi cabang-cabang olahraga untuk mendengar langsung kebutuhan mereka. Tugas kami adalah menjaga atlet untuk tetap fokus dan mengoordinasikan seluruh kebutuhan kontingen," beber Todotua.

"Sehingga saat berada di Aichi-Nagoya nanti, atlet hanya perlu memikirkan satu hal: bertanding habis-habisan dan memberikan penampilan terbaik untuk Indonesia."


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.