Akurat Logo

Asian Games: Matangkan Fisik dan Mental, Soft Tennis Indonesia Targetkan 3 Medali

Dian Eko Prasetio | 11 Agustus 2026, 19:01 WIB
Asian Games: Matangkan Fisik dan Mental, Soft Tennis Indonesia Targetkan 3 Medali
Skuad Soft Tennis Indonesia saat menjalani pemusatan latihan nasional di Wisma Antam, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026). PP PESTI

AKURAT.CO, Tim Nasional Soft Tennis Indonesia terus menggenjot persiapan memasuki fase akhir Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) menjelang keberangkatan ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Berbekal hasil evaluasi uji coba internasional, skuad soft tennis Merah Putih mematok target realistis dengan membawa pulang tiga medali di ajang multievent paling bergengsi se-Asia tersebut.

Kesiapan para atlet mendapat pemantauan langsung dari Wakil Chef de Mission (Vice CdM) Asian Games Nagoya 2026, Harry Warganegara, yang mengunjungi Pelatnas Soft Tennis di Wisma Antam, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda pemantauan kesiapan cabang olahraga sekaligus memastikan pemenuhan kebutuhan nonteknis kontingen Indonesia menjelang keberangkatan ke Jepang.

Seluruh program latihan fisik, teknik, hingga penguatan mental yang disusun tim pelatih sejauh ini berjalan sesuai dengan rancangan target. Terlebih setelah para atlet menyelesaikan rangkaian agenda uji coba luar negeri.

Manajer Tim Soft Tennis Indonesia, Ferly Montolalu, memaparkan bahwa pelatnas telah bergulir secara intensif selama lima bulan terakhir sejak Maret 2026. Penggemblengan skuad nasional makin terukur setelah para atlet mengikuti dua kejuaraan internasional di Icheon dan Suncheon, Korea Selatan, pada Juni lalu.

https://akurat.co/arena/880906/asian-games-bersiap-debut-timnas-teqball-indonesia-targetkan-bawa-pulang-medali

Dari ajang uji coba tersebut, Indonesia berhasil membawa pulang tiga medali perunggu melalui nomor tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran. Hasil ini sekaligus memberikan gambaran peta kekuatan dari tiga negara kompetitor utama Asia, Jepang, Korea Selatan, dan China Taipei.

"Dari try out di Korea, kami sudah mendapatkan gambaran calon lawan yang akan dihadapi di Asian Games. Jepang, Korea, dan China Taipei masih menjadi negara yang cukup dominan di cabang soft tennis," jelas Ferly.

Untuk Asian Games edisi Aichi-Nagoya 2026, Indonesia menurunkan tujuh atlet yang terdiri dari lima putra dan dua putri. Mereka akan bertarung di lima nomor pertandingan, di antaranya tunggal putra, ganda putra, tunggal putri, ganda putri, serta ganda campuran.

Tim Soft Tennis Indonesia secara resmi mematok target tiga medali, yakni dua medali perak dan satu medali perunggu. Ini diproyeksikan di nomor beregu putra, ganda campuran, serta tunggal putri.

Pelatih tim putri, Gularso Mulyadi, menilai kondisi fisik dan kesiapan taktik anak asuhnya saat ini sudah menyentuh angka 80 persen menjelang keberangkatan pada 15 September 2026. Ia optimistis sasaran dua perak sangat realistis, bahkan tidak menutup kemungkinan lahirnya kejutan emas di arena pertandingan.

"Target dua perak itu realistis. Tetapi bukan tidak mungkin kalau nanti kami bisa mendapatkan emas," ujar Gularso.

Optimisme senada disampaikan atlet andalan Indonesia, Allif Nafiiah. Meski mengakui kekuatan persaingan dari negara-negara Asia Timur cukup tangguh, ia mengaku siap berjuang maksimal di nomor tunggal putri dan ganda campuran.

"Kalau melihat persaingan internasional, terutama Jepang, Korea, dan China Taipei, memang kami masih cukup jauh. Tetapi dengan fasilitas yang diberikan negara serta dukungan dari pelatih dan manajer, kami tetap optimistis bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia di Nagoya, Jepang," tegas Allif.


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.