Anggaran Pelatnas Asian Games Naik Jadi Rp222 Miliar, Erick Thohir: Kalau Ada Hak Atlet Disunat Cabor, Lapor Kita!

AKURAT.CO, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) mendapatkan suntikan dana tambahan dari Pemerintah sebesar Rp95 miliar untuk Pemusatan Latihan Nasional (Lelatnas) Asian Games 2026.
Tambahan ini membuat total anggaran Pelatnas melesat menjadi Rp222 miliar di luar dana pengiriman kontingen yang dialokasikan sebesar Rp61 miliar.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menegaskan bahwa angka tambahan tersebut sudah final dan akan segera dicairkan ke masing-masing pengurus cabang olahraga (cabor).
Langkah percepatan ini diambil mengingat helatan Asian Games 2026 tinggal menghitung hari.
"Enggak, sudah final. Ini kan tinggal satu bulan lagi. Jadi persiapan-persiapan cabor yang selama ini mungkin sudah jalan dan sempat ragu-ragu, ya kembali kita bantu," ujar Erick Thohir kepada wartawan di Jakarta.
Sebagai informasi, anggaran Pelatnas Asian Games awalnya dialokasikan sebesar Rp81 miliar sebelum akhirnya dinaikkan menjadi Rp127 miliar usai dilakukan penyisiran anggaran internal Kemenpora.
Pemerintah kemudian kembali menambah suntikan sebesar Rp95 miliar demi menyokong persiapan para atlet.
Erick Thohir menjamin proses pencairan dana bantuan ini tidak akan mengendap di Kemenpora dan akan langsung disalurkan ke federasi terkait.
"Nanti ya proses pencairan 1-2 hari. Minggu ini atau minggu depan bisa tuntas. Tidak ada di Kemenpora dana yang mengendap-endap, enggak ada. Kita langsung berikan," tegas mantan Presiden Inter Milan tersebut.
Erick Thohir Siapkan BPKP, Ancam Tindak Tegas Cabor yang Potong Hak Atlet
Di sisi lain, Erick memberikan peringatan keras kepada pengurus cabor agar tidak main-main dalam mengelola dana Pelatnas.
Ia menegaskan bakal mengawasi ketat alur pencairan anggaran agar hak para atlet benar-benar diterima tanpa potongan.
Ia bahkan meminta para atlet untuk berani melapor secara langsung jika mendapati hak finansial mereka dipotong oleh oknum pengurus cabor.
"Kalau nanti para atlet ada yang disunat-sunat sama cabor, lapor kita! Ya, kita periksa nanti pakai BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan)," ancam Erick.
Mengenai target prestasi di Asian Games 2026, pemerintah mematok minimal empat medali emas yang diharapkan datang dari cabang olahraga andalan seperti bulutangkis, angkat besi, dan panjat tebing, serta potensi kejutan dari cabor lainnya.
"Empat emas targetnya, ya ada dari bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, dan mungkin cabang-cabang olahraga lainnya yang potensinya perak siapa tahu 'kepeleset' jadi emas," ungkapnya.
Erick menambahkan, skema pendanaan pelatnas saat ini menerapkan sistem berbasis Key Performance Indicator (KPI) secara terukur.
Evaluasi dan pengucuran dana disesuaikan langsung berdasarkan potensi cabor, nomor pertandingan, hingga trek rekor atlet.
"Cabornya apa, nomornya apa, atletnya siapa. Jadi ini benar-benar targeted," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 7Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026
- 1020 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!







