Akurat Logo

Wujudkan Komitmen Prabowo, Menpora Erick Thohir Kunci Anggaran Pelatnas Multiyears Menuju Olimpiade

Dian Eko Prasetio | 13 Agustus 2026, 21:23 WIB
Wujudkan Komitmen Prabowo, Menpora Erick Thohir Kunci Anggaran Pelatnas Multiyears Menuju Olimpiade
Menpora, Erick Thohir, menilai kepercayaan dunia terhadap atmosfer sepak bola di Indonesia meningkat. - Foto: PSSI

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora), Erick Thohir, menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam membangun fondasi prestasi olahraga nasional kini mulai terealisasi nyata.

Hal ini ditandai dengan kepastian dukungan anggaran pemusatan latihan nasional (Pelatnas) yang dikonsep secara berkelanjutan (multiyears).

Erick Thohir menjelaskan, pembinaan atlet kelas dunia tidak bisa dicapai secara instan dan membutuhkan perencanaan jangka panjang berkesinambungan.

Bahkan, program pembinaan menuju Olimpiade 2032 sudah sepatutnya digembleng mulai hari ini.

"Kami sangat senang diskusi yang dilakukan bersama Presiden di Hambalang mengenai membangun olahraga harus didukung dengan anggaran multiyears Pelatnas," kata Erick di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

"Persiapan atlet itu harus tahunan, bahkan untuk Olimpiade 2032 mestinya harus dilakukan hari ini. Negara lain sudah melakukan itu."

Erick turut memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang dengan sigap mengeksekusi arahan Kepala Negara terkait kesinambungan finansial pelatnas.

https://www.akurat.co/olahraga/881619/transformasi-birokrasi-di-kemenpora-berjalan-erick-thohir-sebut-presiden-beri-keleluasaan

"Tahun ini kita sudah mulai mendapatkan alokasi anggaran untuk Olimpiade 2028. Ini hal yang sangat positif. Anggaran SEA Games juga sudah ada untuk pelatnas dan tahun depan angkanya jauh lebih besar," tambahnya.

Anggaran Pelatnas Asian Games 2026 Tembus Rp222 Miliar

Khusus untuk helatan Asian Games 2026 yang tinggal menghitung hari, Erick merinci lompatan signifikan pada pos anggaran pelatnas.

Dari alokasi awal sebesar Rp81 miliar, Kemenpora melakukan penyisiran internal hingga naik menjadi Rp127 miliar.

Sebelum akhirnya mendapat suntikan dana segar tambahan sebesar Rp95 miliar dari pemerintah.

Alhasil, total anggaran pelatnas Asian Games 2026 kini melonjak drastis menjadi Rp222 miliar.

Erick menegaskan nominal tersebut murni dialokasikan untuk operasional pelatnas, di luar dana pengiriman kontingen yang disiapkan sebesar Rp61 miliar.

"Sudah final karena waktu persiapan tinggal satu bulan lagi. Jadi cabang olahraga yang selama ini mungkin sudah berjalan tapi sempat ragu-ragu, kembali kita bantu," terangnya.

Mengingat besarnya kepercayaan dan alokasi dana yang dikucurkan negara, Erick mewanti-wanti seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) untuk mengelola anggaran secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

Ia tidak akan toleran terhadap segala bentuk pemotongan hak finansial atlet dan siap menyeret oknum nakal ke jalur hukum.

"Kita tidak boleh menyalahgunakan anggaran ini. Kalau para atlet ada yang disunat haknya, lapor ke kita! Nanti kita minta BPKP atau BPK turun melakukan pemeriksaan. Kita harus tuntaskan masalah korupsi, Kemenpora harus bersih dan perlindungan atlet jadi yang utama," tegas Erick.

Dengan sokongan dana yang terjamin, Erick mengimbau para atlet dan jajaran pelatih untuk berjibaku mengejar target empat medali emas pada Asian Games 2026 mendatang.

Tiga cabor utama seperti bulutangkis, angkat besi, dan panjat tebing, dipatok menjadi tulang punggung utama perolehan emas Indonesia, di samping potensi kejutan dari cabor-cabor unggulan lainnya.

"Kita minta atlet dan cabor berjibaku mempersiapkan target empat emas dari bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing. Lalu ada cabor lain yang potensinya perak, siapa tahu bisa 'kepleset' jadi emas," pungkas Erick.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.