Akurat Logo

Positif Kokain, Akankah Karier Nick Kyrgios Berakhir Sampai di Sini?

Hervin Saputra | 20 Agustus 2026, 18:36 WIB
Positif Kokain, Akankah Karier Nick Kyrgios Berakhir Sampai di Sini?
Petenis asal Australia, Nick Kyrgios, X/Offsider_ES

AKURAT.CO, Dengan perjalanan kariernya yang kontroversial, kabar yang menyebutkan bahwa Nick Krygios diketahui positif mengonsumsi kokain rasanya tak terlalu mengejutkan.

Namun, alih-alih doping, kini Nick Krygios kedapatan menggunakan narkotika. Tak pelak, situasi ini membuat karier petenis asal Australia berusia 31 tahun tersebut di ambang keruntuhan.

Agensi Integritas Tenis Internasional menyatakan bahwa Nick Kyrgios menggunakan benzoylecgonine yang masih merupakan senyawa kokain pada Rabu (19/8/2026). Sejatinya, Krygios sudah diskors sejak 4 Agustus silam.

Temuan ini merujuk pada sampel yang diberikan Krygios saat ia turun di Mallorca Terbuka pada 22 Juni silam. Sejurus setelah pengumuman ini, petenis berdarah Yunani-Malaysia itu mengaku melakukan kesalahan besar.

Hanya bermain di delapan turnamen sejak kembali dari cedera pada 2023 juga disebutkan Kyrgios sebagai situasi yang berdampak pada kondisi kejiwaannya. Terutama karena ia merasa waktunya sudah memasuki fase akhir karier.

“Datang ke situasi sudah dekat dengan akhir karier lebih sulit dari yang pernah saya bayangkan,” kata Kyrgios sebagaimana dipetik dari BBC.

https://akurat.co/arena/825959/battle-of-sexes-mampukah-aryna-sabalenka-kalahkan-nick-kyrgios-dalam-duel-beda-gender

Kyrgios masih diberikan kesempatan untuk mengajukan banding. Jika menang penangguhan sanksinya mungkin hanya tiga bulan dan jika sebaliknya sang petenis bisa dilarang berkompetisi selama empat tahun.

Kyrgios pada suatu masa adalah petenis menjanjikan yang punya sikap antik. Ia kali pertama menarik perhatian ketika mengalahkan Rafael Nadal di babak 16 besar Wimbledon 2014.

Ketika itu Kyrgios baru berusia 19 tahun dan mendapatkan jatah wildcard di Wimbledon. Sebaliknya, Rafael Nadal sedang duduk di singgasana ranking satu dunia.

Musim 2019 adalah masa terburuk dalam kariernya sebagai petenis. Ketika itu ia dikualifikasi dari Italia Terbuka karena melempar krusia ke lapangan dan kemudian didenda USD113 ribu karena dinilai melecehkan wasit Fergus Murphy di Cincinnati Terbuka.

Di tahun yang sama ATP mengeluarkan sanksi larangan bermain selama 16 pekan karena pola perilaku pelecehan verbal terhadap ofisial atau penonton dalam 12 bulan terakhir.

Pun begitu, Kyrgios mendapatkan puncak kariernya ketika ia mencapai final Wimbledon 2022. Sayangnya, ketika itu ia harus kalah dengan skor 6-4, 3-6, 4-6, dan 6-7 atas Novak Djokovic.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.