Petenis asal Serbia itu mampu mengatasi perlawanan Taylor Fritz straight set dengan skor 6-1, 6-4, dan 6-4 di Flushing Meadows, New York, Amerika Serikat, Rabu (6/9) WIB. Kemenangan ini juga membuat Novak Djokovic unggul 8-0 secara head to head atas Fritz.
Novak Djokovic terlihat berjuang melawan kelembapan di Stadion Arthur Ashe di mana ia terlihat sering menggunakan handuk es dan mengonsumsi garam selama masa jeda untuk tetap menjaga kondisi tubuhnya.
Meskipun selepas pertandingan ia membungkuk kelelahan, Djokovic masih mampu mengeluarkan level tertingginya untuk mencapai babak semifinal grand slam ke-47 di AS Terbuka.
"Sulit bagi kami untuk bermain (di bawah cuaca yang sangat panas), dan itulah sebabnya kami berlatih. Mencoba dan menempatkan diri dalam kondisi terbaik untuk tampil. Itu tidak mudah," kata Novak Djokovic dikutip laman resmi ATP Tour.
"Saya menyukai energi dan atmosfer di lapangan di sini. Saya memanfaatkan energi itu, apa pun energinya, gunakan itu sebagai bahan bakar untuk mencoba dan menampilkan permainan terbaik saya."
Bukan cuma itu, kemenangan ini juga memperpanjang rekor Djokovic atas petenis Amerika Serikat menjadi 30. Djokovic terakhir kalah dari petenis Amerika pada tahun 2016 ketika menghadapi Sam Querrey di Wimbledon.
Baca Juga: Malam Sempurna Novak Djokovic, Juarai Cincinnati Lewat Drama Satu PoinPemilik 23 gelar grand slam itu akan kembali ke peringkat 1 ATP pada 11 September terlepas dari hasil akhir di New York. Di babak selanjutnya, dia akan kembali bertemu petenis Amerika lainnya, Frances Tiafoe atau Ben Shelton.
"Saya telah bermain di lapangan ini selama bertahun-tahun, begitu banyak pertandingan epik. Saya tidak sabar menunggu pertandingan lainnya dalam waktu beberapa hari," kata Novak Djokovic.[]