Apriyani: Tahun Ini Tahun yang Melelahkan, karena Semua Atlet Mengejar Poin ke Olimpiade 2024
AKURAT.CO, Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu, mengakui bahwa tahun 2023 adalah tahun yang melelahkan. Pasalnya, semua atlet sedang berlomba untuk mencari angka demi lolos ke Olimpiade Paris 2024.
Pengakuan ini disampaikan oleh Apriyani sehubungan dengan pasang surut performanya di musim ini. Duet Siti Fadia Silva Ramadhanti itu sempat mencemaskan hal tersebut karena berpengaruh terhadap poin Olimpiade Paris.
“Pasti ada rasa khawatir,” kata Apriyani di sela latihan di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu (29/11), sebagaimana dipetik dari Antara.
Baca Juga: Hylo Open: Kirim 2 Wakil ke Final, Apriyani/Fadia Tantang Unggulan 1 Asal China
“Tahun ini, betul ada rasa cemas juga, karena balik lagi yang tadi saya bilang, pertandingan kami banyak. Apalagi kami persiapkan untuk Olimpiade.”
Di tahun ini saja, Apriyani/Fadia mundur di tengah pertandingan di lima turnamen karena cedera. Mereka juga batal bertanding di dua turnamen termasuk Jepang Masters pada Oktober lalu.
“Saya juga bilang ke pelatih, mungkin karena di tahun ini, semua (atlet) mengejar poin (Olimpiade 2024) ya,” kata Apriyani.
“Semua negara, bukan hanya kami saja. Jadi memang tahun ini tahun yang sangat melelahkan. Bukan hanya badan, pikiran juga.”
Setelah mundur di set pertama laga babak 16 besar China Masters menghadapi pasangan asal Prancis, Margot Lambert/Anne Tran, 23 November lalu, Apriyani/Fadia kini bersiap untuk Final BWF.
Baca Juga: Hylo Terbuka: Dua Wakil Indonesia Di Semifinal Hari Ini, Apriyani/Fadia Lawan Duet Prancis
Final BWF yang merupakan turnamen tutup musim akan digelar di Hangzhou, China, 13-17 Desember mendatang. Apriyani yang mengalami cedera di China Masters mengatakan bahwa kondisinya kini membaik jelang Final BWF.
“Alhamdulillah sekarang saya merasa 90 persen baik, sudah berkurang sakitnya dan tidak ada rasa ngilu. Sementara untuk sepuluh persennya lagi ada di mindset, berani lagi saja,” ucap Apriyani.
Apriyani/Fadia sejatinya adalah pasangan yang baru dipasangkan pada tahun lalu. Sebagai pasangan baru, mereka bisa dibilang langsung klop dengan raihan tiga gelar dari lima final.
Untuk olimpiade, Apriyani sendiri adalah juara bertahan bersama Greysia Polii. Pebulutangkis asal Sulawesi Tenggara berusia 25 tahun tersebut diharapkan bisa mengulang sukses di Tokyo pada 2021 bersama Fadia di Paris tahun depan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







