PBSI Jadikan Malaysia Open 2024 Momentum Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia
Endarti | 7 Januari 2024, 13:29 WIB

AKURAT.CO PBSI melalui Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi, Rionny Mainaky menilai seluruh pebulutangkis Indonesia dalam persiapan matang jelang tampil di Malaysia Open 2024. PBSI ingin menjadi Malaysia Open 2024 sebagai momentum kebangkitan bulu tangkis Indonesia di tahun 2024.
Pebulutangkis terbaik Indonesia memang bakal tampil di ajang Malaysia Open 2024. Turnamen BWF Super 1000 ini dijadwalkan mulai berlangsung pada 9 Januari mendatang.
Baca Juga: Setelah Juara Final BWF, Tai Tzu Ying Tegas Kejar Emas Olimpiade Paris sebagai Target Utama
Wakil-wakil Indonesia pun langsung mendapat lawan-lawan kuat sejak babak pertama. Hal ini didapat dari hasil undian yang menempatkan sejumlah wakil Indonesia yang sudah bertemu musuh bebuyutan mereka.
Sebut saja ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri yang langsung berjumpa pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.
Meski sudah mendapat batu sandungan sejak babak awal, Rionny Mainaky selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Pretasi PBSI menilai seluruh pebulutangkis Indonesia dalam mode siap tempur.
“Persiapan baik dan bagus tinggal bagaimana nanti permainan di lapangan,” ucap Rionny Mainaky dalam keterangan resminya.
Rionny pun meminta kepada anak asuhnya untuk tidak terlalu menjadi beban meski mendapat lawan berat sejak babak pertama.
Khususnya untuk pasangan Fajar Alfian dan Rian Ardianto tidak terbebani dengan status juara bertahan pada Malaysia Open edisi sebelumnya.
“Saya meminta ke anak-anak supaya tidak terlalu terbebani terutama untuk Fajar/Rian yang statusnya juara bertahan,” kata Rionny.
Rionny justru ingin para pebulutangkis Indonesia ini bisa menjadikan Malaysia Open 2024 sebagai modal awal mereka dalam menghadapi sejumlah turnamen di tahun 2024.
“Ini momentum untuk meraih start bagus di awal tahun,” tegas dia.
Untuk mendapat hasil terbaik, Rionny memang sudah memberikan sejumlah latihan. Dalam hal ini Rionny Mainaky menitikberatkan penambahan porsi latihan fisik serta mengamanati video permainan lawan.
“Saya menitikberatkan pada penambahan latihan fisik dan strategi di lapangan. Video analisis pertandingan juga saya ingatkan terus untuk anak-anak pelajari permainan sendiri dan lawan-lawan mereka,” tukas dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









