AKURAT.CO Gelaran Olimpiade 2024 Paris kurang dari 150 hari lagi. Konsolidasi dan persiapan terus dimatangkan untuk mendapatkan hasil terbaik pada pesta olehraga multieven empat tahunan tersebut.
Seperti pertemuan yang baru saja dilakukan oleh Tim Ad Hoc PBSI dan Komite Olimpiade (NOC) Indonesia, yang menghasilkan tiga poin utama untuk cabang olahraga bulu tangkis.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Tim Ad Hoc PBSI, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jendral PBSI, M. Fadil Imran, saat mendampingi Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, memantau jalannya latihan Anthony Sinisuka Ginting cs.
Fadil menyebut, prioritas mereka saat ini, adalah untuk memerbaiki peringkat atlet, sehingga semakin banyak atlet Indonesia yang bisa mengambil bagian di Olimpiade 2024 Paris nanti.
"Pertama, adalah prioritas untuk memerbaiki peringkat atlet. Ini sejalan, dengan target NOC Indonesia untuk menambah jumlah (wakil) berlaga di Paris, kalau bisa lebih banyak dari Tokyo," jelas Fadil di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (27/2/2024).
"Kedua yakni implementasi sport science. Kami di PBSI, telah menyiapkan inovasi untuk mendukung performa atlet, seperti mendatangkan profesional psikolog, dan perform analysys."
"Ketiga terkait dengan target. Kami berusaha yang terbaik untuk Merah Putih. Semua usaha tentu agar Merah Putih berkibar di dunia, kami sangat berharap sekali di event ini. Kami mohon doa dari seluruh bangsa indonesia," sambungnya.
Sejauh ini, setidaknya sudah ada lima wakil Indonesia yang kemungkinan besar mampu mengamankan tiket Olimpiade 2024 Paris untuk cabor bulu tangkis.
Mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Gregoria Mariska Tunjung, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Di lain sisi, NOC Indonesia juga berharap cabor bulu tangkis dapat kembali menambah wakil untuk tampil di Olimpiade 2024 Paris.
Namun, menurut Okto -sapaan Raja Sapta Oktohari- saat ini yang terpenting adalah menjaga kondisi mereka tetap prima dan mampu mencapai peak performance-nya di Paris nanti.
"Seluruh pihak, saya minta jangan diganggu konsentrasi atlet karena mereka sedang berjuang untuk kualifikasi. Kita harus berharap indonesia dapat emas dulu," jelas Okto.
"Para atlet dalam kondisi prima dan peak performance mereka di paris 2024. Sekarang dari bulan Februari ini sampai Juli, tugasnya adalah (menjaga), jangan sampai performa atlet (ini) turun."
Olimpiade 2024 Paris rencananya akan berlangsung mulai dari 26 Juli sampai 11 Agustus 2024, di mana untuk cabor bulu tangkis baru akan dimulai pada tanggal 27 Juli - 5 Agustus 2024.