Prancis Terbuka: Terbang Sore Ini, Pebulutangkis Indonesia Ditemani Psikolog dan Dokter Gizi

AKURAT.CO, Skuad bulutangkis Indonesia berangkat ke Prancis untuk mengikuti Prancis Terbuka pada sore ini, Rabu (28/2).
Rombongan besar yang terdiri dari sebagian atlet, pelatih, dan tim support ini berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada pukul 17.40 WIB dengan pesawat Emirates Airlines EK357.
Sementara Gregoria Mariska Tunjung, Bagas Maulana, Muhammad Shohibul Fikri, dan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin baru berangkat malam nanti pukul 21.40 WIB menggunakan Turkish Airlines TK57.
Baca Juga: Prancis Terbuka Jadi Uji Arena Olimpiade Paris, Pebulutangkis Indonesia Berangkat Rabu Nanti
"Tim kita sudah siap bertanding, melihat persiapan yang cukup matang dan kondisi anak-anak baik," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Ricky Soebagdja, menjelang keberangkatan ke Prancis di Soekarno-Hatta sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.
"Jadi tinggal bagaimana mereka nanti bersaing di sana, karena persaingan di level Super 750 dan Super 1000 sangat ketat.
"Dari selesai Indonesia Masters memang sudah diprogramkan, ada waktu lumayan panjang kurang lebih empat minggu. Latihan untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan, penanganan cedera dan kelelahan. Semua kita maksimalkan."
Sebagai rangkaian menjelang Olimpiade Paris, perjalanan kali ini juga melibatkan Tim Ad Hoc PBSI. Di mana tim tersebut diisi oleh mentor, psikolog, performa analisis. dan dokter gizi.
Baca Juga: Kejar Tiket Olimpiade Paris Sektor Ganda Campuran, Herry IP Dampingi Rinov/Pitha ke Prancis
Ricky Soebagdja menyebut bahwa kehadiran Tim Ad Hoc PBSI ini sangat membantu untuk meningkatkan performa atlet di atas lapangan.
Tim Ad Hoc PBSI sendiri sudah mulai melaksanakan tugasnya sejak ajang Indonesia Masters 2024 lalu, Berlanjut ke rangkaian turnamen kali ini termasuk Prancia Terbuka 2024 dan All England 2024.
PBSI membawa Lilik Sudarwati sebagai psikolog olahraga, Nanang Kesuma sebagai performa analisis, dan dokter gizi Paulina Toding.
"Kami juga mengajak psikolog, performa analisis, dan dokter gizi sebagai bagian dari program tim ad hoc PBSI. Tujuannya sudah pasti untuk menunjang dan menjaga performa atlet di lapangan," ujar Ricky saat mendampingi tim bertolak ke Prancis, Rabu (28/2/2024).
"Kalau menurut saya pos-pos ini cukup krusial di saat-saat seperti ini. Sangat dibutuhkan pendampingan-pendampingan seperti ini. Di mana dari evaluasi kita terus-menerus, apa yang dikeluhkan, apa yang dirasakan kita coba siapkan dan penuhi semua," tutup Ricky.
Prancis Terbuka akan bergulir pada 5-10 Maret,diikuti All England pada 12-17 Maret.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








