Piala Thomas: Irwansyah Sebut Skuad Tunggal Masih 'Kendalikan' Shuttlecock Jelang Lawan India

AKURAT.CO, Tim Piala Thomas Indonesia akan melakoni laga terakhir fase Grup C Piala Thomas dan Uber 2024 dengan menghadapi juara bertahan, India.
Laga Piala Thomas yang berlangsung di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Tiongkok, Rabu (1/5) besok itu, sekaligus jadi penentu siapa juara grup C.
Pasalnya, baik Indonesia dan India saat ini sama-sama mengumpulkan dua kemenangan dari dua laga yang sudah mereka lakoni sejauh ini di Piala Thomas.
Baca Juga: Piala Thomas dan Uber: Kekalahan Fajar/Rian Jadi Catatan Skuad Putra Jelang Lawan India
Untuk bisa mencuri poin dari juara bertahan, Pelatih Kepala Sektor Tunggal Putra Indonesia, Irwansyah, mengatakan bahwa tim Thomas Indonesia akan menurunkan kekuatan terbaiknya.
"Persiapan kami di tunggal putra menjelang lawan India sudah bagus," kata Irwansyah di Chengdu, China, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (30/4).
"Siapa saja yang diturunkan sudah siap dan pastinya kami akan menurunkan kekuatan terbaik."
Irwansyah menyebut Jonatan Christie dan kolega sudah sangat siap untuk menghadapi siapapun tunggal putra yang bakal diturunkan oleh India besok.
"Saya menyiapkan para pemain untuk siap melawan siapa saja," kata pelatih berusia 50 tahun yang dikenal dengan kelembutannya itu.
"Jadi siapapun (lawan) yang diturunkan di sana, mau HS Prannoy, Lakshya Sen, Srikanth (Kidambi) atau siapapun itu, yang terpenting kaminya siap."
Baca Juga: Piala Thomas: Taklukkan Thailand dengan Skor 4-1, Indonesia Lolos Perempat Final
Pelatih yang mengantarkan Jonatan Christie merebut gelar All England 2024 itu juga telah menyesuaikan cara bermain pasukannya dengan karakter shuttleccok yang agak berbeda di Chengdu.
"Latihan hari ini saya memantapkan lagi cara bermain dengan karakter shuttlecock yang agak berbeda di sini," jelas Irwansyah. "Karena untuk permainan lawan, kurang lebih sudah ada gambaran."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









