AKURAT.CO, Direktur Teknik Tim Ad Hoc PBSI untuk Olimpiade Paris 2024, Christian Hadinata, berharap tim bulutangkis Indonesia agar para pemain Indonesia tidak gentar menghadapi siapapun lawan mereka di lapangan.
Menurut pria yang karib disapa
Koh Chris itu, Jonatan Christie dan kolega harus bisa menunjukkan kewibawaan saat bertanding di Olimpiade Parism
"Di pertandingan, pemain-pemain diharapkan bisa mengeluarkan aura kewibawaan," kata Christian Hadinata saat ditemui awak media di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (26/6).
"Masuk lapangan (pemain) harus bisa menunjukkan itu di depan lawan-lawan kita, siapapun itu. Wibawa itu penting banget. Punya kewibawaan rasa percaya diri akan lebih baik. Nah yang tarung itu (mentalnya)."
Christian juga menyebut bahwa pemain Indonesia mesti bisa menerapkan apa yang sudah mereka latih dan persiapkan sejauh ini untuk meraih hasil terbaik di Olimpiade Paris 2024.
Legenda bulutangkis berusia 74 tahun itu menyebut tim bulutangkis Indonesia yang tampil di Paris akan terus meningkatkan intensitas latihan mereka dengan memperbaiki sisi pertahanan dan akurasi pukulan.
Apalagi, lawan yang mereka hadapi adalah lawan yang juga sering mereka temui di ajang tur BWF.
"Secara teknis anak-anak kita sudah melewati latihan serius dengan intensitas tinggi, apa yang jadi kekurangan dan kelemahan sudah diantisipasi oleh pelatih masing-masing sektor," kata Christia.
"Paling penting (pesan) dari saya, bagaimana atlet ini mengimplementasikan atau menjabarkan latihan-latihan yang sudah bagus dan kuat ini saat pertandingan. Itu yang harus diperbaiki."
Menurut pria yang karib disapa Koh Chris itu, secara teknis Jonatan Christie dan kolega seharusnya sudah saling mengetahui karakter lawannya masing-masing.
Oleh karena itu, dia berharap atlet-atlet yang turun di Olimpiade nanti bisa mempraktikkan hasil latihan maksimal yang telah mereka lewati pada pertandingan yang sesungguhnya di Porte de La Chapelle Arena, Paris.