Kejuaraaan Bulutangkis Junior Asia: Langkah Bismo Terhenti, Tunggal Putra Indonesia Sisa 3

AKURAT.CO, Salah satu andalan Indonesia di sektor tunggal putra, Bismo Raya Oktora, harus terhenti di babak 32 besar Kejuaraan Bulutangkis Junior Asia 2024 yang berlangsung di Yogyakarta.
Bismo tersingkir usai melakoni laga sengit tiga set melawan unggulan lima asal India, Pranay Shettigar, dengan skor akhir 10-21, 21-18, dan 21-23 pada pertarungan putaran pertama Kejuaraan Bulutangkis Junior Asia di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Kamis (4/7).
Pun begitu, Indonesia masih memiliki tiga wakil di sektor tunggal putra untuk mengamankan gelar juara usai lolos ke babak 16 besar Kejuaraan Bulutangkis Junior Asia. Mereka adalah, Moh Zaki Ubaidillah, Hendry Leander, dan Richie Duta Richardo.
Baca Juga: Kejuaraan Bulutangkis Junior Asia: China Juara, Indonesia Langsung Fokus ke Sektor Perorangan
Tiket babak 16 besar pertama diamankan lebih dulu oleh Ubed-sapaan Zaki Ubaidillah-usai menumbangkan wakil Vietnam, Le Inh Son dengan laga straight set (21-15 dan 21-14).
Setelahnya giliran Hendry Leander yang berhasil memastikan tiket babak ketiga selepas menyingkirkan perlawanan wakil Jepang, Toshiki Nishio, juga dengan dua set langsung (21-11 dan 21-12).
Mampu meraih kemenangan dalam durasi 27 menit, Hendry mengaku sudah mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya yang tidak keluar pada laga pembuka kemarin.
"Dari segi permainan, saya sudah merasa lebih percaya diri. Saya mencoba untuk belajar banyak variasi serangan setelah ini. Keseluruhan saya puas melihat permainan saya di laga ini," ucap Hendry.
Kemenangan ini mengantarkan Hendry untuk menantang wakil China yang merupakan juara bertahan sekaligus unggulan pertama, Hu Zhe An, di babak 16 besar.
Untuk laga besok, pemain asal Kediri itu ingin bermain lebih konsisten dan mencoba lebih banyak melakukan variasi serangan.
Baca Juga: Kejuaraan Bulutangkis Junior Asia: Indonesia Terhenti di Semifinal, Takluk 1-3 dari Korsel
"Saya harus bermain lebih kuat lagi dalam bertahan sambil berharap lawan banyak melakukan kesalahan sendiri. Tidak mudah menghadapi juara bertahan, saya mencoba lebih konsisten dalam menyerang," ujar Hendry.
Terakhir, tiket babak 16 besar juga berhasil diamankan Richie Duta Richardo usai mengatasi perlawanan wakil India, Rounak Chouhan, lewat laga ketat dengan skor 17-21, 21-18, dan 21-15.
Sempat bermain kurang tenang pada set pertama, Richie kembali menemukan permainan terbaiknya untuk mengamankan tiket babak ketiga dengan merebut dua set terakhir
"Tidak mudah menghadapi laga ini karena lawan juga bermain sangat baik. Saya mengawali laga dengan lambat. Ke depannya saya harus bisa mengambil inisiatif penyerangan sejak awal," ucap Richie.
"Setiap babak yang dilewati pasti tidak mudah karena pasti lawan juga mempersiapkan diri dengan baik. Saya harus bisa fokus sejak awal tidak boleh lengah untuk menjaga momentum kemenangan."
Di babak selanjutnya, Richie akan menantang wakil Chinese Taipei, Zheng Ying Wu, yang pada laga sebelumnya sukses mengkandaskan perlawanan wakil Jepang, Rui Yamada, lewat straight set dengan skor 21-18 dan 21-15.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









