Komang Ayu Cahya Dewi menjadi wakil tunggal putri pertama yang melangkah ke putaran kedua Hong Kong Terbuka yang merupakan ajang BWF World Tour Super 500.
Komang Ayu melaju usai menyingkirkan wakil India, Tanya Hemanth, lewat laga straight set dengan skor 21-16 dan 23-21.
Selanjutnya, pada laga yang berlangsung di Hong Kong Coliseum, Kowloon, Rabu (11/9), giliran Putri Kusuma Wardani yang menyusul langkah Komang.
Putri lolos usai mengandaskan perlawanan Sung Shuo Yun lewat laga dua set langsung (21-18 dan 21-12).
Menjadi finalis di Chinese Taipei Terbuka pekan lalu ternyata mampu mempengaruhi permainan Putri kali ini.
Apalagi pada dua laga terakhir melawan Sung di Kejuaraan Asia 2023 dan 2024, Putri selalu menelan kekalahan. Tetapi, pada laga pembuka ini dia mengaku tampil lebih percaya diri.
"Hari ini saya lebih berani untuk menyerang karena dari segi lapangan kurang bisa untuk bermain reli-reli," kata Putri usai laga sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.
"Di gim kedua awal saya sempat terburu-buru jadi banyak melakukan kesalahan sendiri. Setelah istirahat interval, kak Rionny (Mainaky) memberikan instruksi untuk tidak terburu-buru mematikan lawan."
Setelah Komang dan Putri lolos, Gregoria Mariska Tunjung juga tak mau ketinggalan untuk mengamankan babak kedua Hong Kong Terbuka 2024.
Pemilik perunggu Olimpiade Paris 2024 itu bahkan hanya butuh 25 menit untuk mengunci kemenangan atas wakil Chinese Taipei, Lee Tu-Hsuan, lewat laga straight set (21-12 dan 21-8).
Gregoria tampil sangat dominan menghadapi pebulutangkis kualifikasi ini. Permainannya cukup rapi dan sangat jarang melakukan kesalahan sendiri.
Walau sempat tegang dan gugup lantaran setelah Olimpiade sempat absen selama kurang lebih sebulan, Gregoria mampu mengatasi semua hal tersebut di arena pertandingan.
"Cukup senang bisa mempertahankan performa bermain yang sudah enak walau sempat tidak latihan cukup lama," terang Gregoria.
"Setelah Olimpiade memang ada rasa lega tapi target saya tidak mau berhenti di sana. Saya ingin cari gelar juara lain jadi sekarang mulai dari nol lagi."
Di babak selanjutnya Jorji-sapaan Gregoria-akan menghadapi lawan kuat, Ratchanok Intanon. Ini adalah pertemuan kesebelas kedua pemain di mana wakil Thailand itu memiliki keunggulan head-to-head 8-2 atas Gregoria.
Namun, pada dua pertemuan terakhir, Gregoria selalu berhasil mengatasi perlawanan Ratchanok. Salah satunya saat mereka bertemu di babak perempat final Olimpiade Paris 2024 di mana Gregoria mampu meraih kemenangan 25-23 dan 21-9.