Akurat
Pemprov Sumsel

Piala Suhandinata: Lawan Tuan Rumah China di Final, Pasukan Indonesia tak Takut Suporter Lawan

Leo Farhan | 5 Oktober 2024, 08:05 WIB
Piala Suhandinata: Lawan Tuan Rumah China di Final, Pasukan Indonesia tak Takut Suporter Lawan
 
 
AKURAT.CO, Indonesia hanya butuh satu kemenangan lagi untuk bisa membawa pulang Piala Suhandinata atau gelar sektor beregu Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2024.
 
Namun, skuad muda Cipayung harus bisa lebih dulu mengatasi perlawanan tuan rumah, China, di depan pendukung lawan pada final Piala Suhandinata di Nanchang International Sports, Nanchang, China, Minggu (5/10).
 
Manajer tim Indonesia, Rionny Mainaky, berharap pasukannya bisa tampil lebih lepas di laga final Piala Suhandinata.
 
 
Rionny Mainaky meminta Mutiara Ayu Puspitasari dan kolega bisa lebih menunjukkan daya juang menghadapi unggulan pertama itu.
 
Walau di tahun lalu harus kalah 1-3 pada laga final di ajang yang sama saat menghadapi China di Spokane, Amerika Serikat, Rionny mengatakan format scoring anyar yang diterapkan saat ini bisa jadi keuntungan tersendiri.
 
"Tinggal recovery yang baik, besok (hari ini) tidak ada alasan apapun, mari selesaikan tugas," kata Rionny Mainaky di Nanchang, Jumat (4/10), melalui keterangan resmi yang diterima Akurat.co
 
"Dengan sistem skor yang baru ini semua bisa terjadi, jadi jangan takut. Jadikan dukungan suporter tuan rumah itu sebagai motivasi tambahan, jangan menjadi beban."
 
 
Kakak kandung Richard Mainaky itu juga memuji mental bertanding yang ditunjukkan pasukannya saat berhasil mengatasi Jepang di laga semifinal.
 
Sempat saling berkejaran poin, skuad Merah Putih mampu tampil tenang untuk memastikan tiket final.
 
"Perjuangan mereka sangat luar biasa, laga yang tidak gampang. Strategi berjalan cukup baik," jelasnya.
 
"Dari start sudah ambil banyak poin, walau sempat terkejar tapi mereka bisa memperlebar lagi. Mental bertanding sangat oke.
 
"Memang cukup diuntungkan kalau sudah memimpin beberapa poin di skor sistem seperti ini."
 
 
Senada dengan yang disampaikan sang manajer, pelatih ganda campuran, Muhammad Rijal, juga menganggap tidak ada yang tidak mungkin di partai final besok.
 
Ditambah kepercayaan diri dan pengalaman bertanding yang dimiliki anak asuhnya, Darren Aurelius/Bernadine Anindya Wardana, saat menjadi runner-up di Kejuaraan Asia Junior silam membuat pasangan ini menjadi salah satu yang bisa diandalkan.
 
"Itu membuat saya yakin mereka bisa diandalkan. Besok melawan China saya akan mempersiapkan mereka lagi," kata Rijal.
 
"Tidak ada yang tidak mungkin apalagi dengan sistem skor seperti ini. Besok masuk lapangan harus langsung ini."
 
Terakhir kali Piala Suhandinata diboyong ke Indonesia adalah pada 2019.
 
Saat itu, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan kawan-kawan sukses menjadi kampiun usai menjungkalkan China dengan skor 3-1 di Kazan, Rusia.
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H