AKURAT.CO, Dua wakil sektor tunggal Indonesia, Fardhan Rainanda Joe dan Wening Arviani Sabrina, menembus putaran kedua Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior (WJC) 2025.
Sukses ini diraih Fardhan dan Wening dengan susah payah lewat pertarungan tiga gim atas lawan masing-masing di National Centre of Excellence, Guwahati, India, Senin (13/10).
Pada sektor tunggal putra, Fardhan menaklukkan wakil Singapura, Herbert Blairdimir, dengan skor akhir 15-13, 12-15, dan 15-10.
Sementara di sektor tunggal putri Wening menyingkirkan wakil Korea Selatan, Kim Bo Hye, dengan skor 15-13, 8-15, dan 15-12.
Fardhan mengaku pertandingan di putaran pertama Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior ini tidak mudah karena lawan sempat mengubah pola permainan di tengah laga yang sedikit menyulitkannya untuk bisa mengamankan set pembuka.
"Untungnya bisa ambil game pertama. Di game kedua saya coba naikkan tempo tapi belum berhasil, baru bisa di game ketiga," ujar Fardhan selepas laga.
Walau butuh tiga gim untuk mengamankan tiket putaran kedua, Fardhan mengaku senang bisa mencatat kemenangan pada debutnya di Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior.
"Pertama kali main di WJC, jadi saya harus menunjukkan usaha maksimal dan apa yang saya punya. Harapannya tentu bisa juara di sini," katanya melanjutkan.
Selain itu, dengan format baru 15 poin per gim, Fardhan menilai sistem ini justru menguntungkan karena membuat ritme permainan semakin lebih cepat.
"Dengan poin 15 ini saya cocok, karena durasinya jadi cepat dan tidak terlalu menguras tenaga. Untuk babak selanjutnya saya mau jaga fokus, pikiran, dan mental," katanya.
Sementara itu, Wening juga berhasil memastikan tiket ke babak 64 besar usai mengalahkan wakil Korea Selatan, Kim Bo Hye, dengan skor 15-13, 8-15, dan 15-12 dalam durasi 40 menit.
Wening menilai lawan belum menemukan pola permainan pada set pembuka. Namun, hal berbeda terjadi pada set kedua saat Kim mampu mencuri kemenangan lantaran sudah menemukan pola permainan.
"Di game ketiga saya ubah permainan dan berusaha lebih tenang karena sempat kehilangan satu poin akibat mengulur waktu," kata Wening.
Ia menambahkan bahwa kunci kemenangannya di laga kali ini terletak pada kesabaran dan kepatuhan terhadap instruksi pelatih.
"Tadi saya lebih banyak menyerang, tetap sabar, dan mendengarkan arahan pelatih. Harapannya di WJC kali ini bisa kasih yang terbaik buat negara dan diri sendiri," ujarnya.
Di babak selanjutnya, Wening bakal menantang wakil Chinese Taipei, Yuan Chi Liao, yang di laga sebelumnya mampu mengatasi perlawanan wakil Amerika Serikat, Audrey Chang, dengan skor 15-5 dan 15-12.
"Untuk besok, saya mau evaluasi pertandingan hari ini supaya permainan bisa lebih baik lagi," katanya.