Artic Terbuka: Gregoria ke Perempat Final, Langkah Putri Dihentikan Unggulan Kelima

AKURAT.CO, Gregoria Mariska Tunjung menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa pada sektor tunggal putri ajang Super 500 Artic Terbuka 2024 menyusul kekalahan Putri Kusuma Wardani.
Pebulutangkis tunggal putri yang karib disapa Jorji itu tampil sangat mendominasi untuk bisa mengamankan tiket perempat final Artic Terbuka dengan mengandaskan perlawanan wakil China, Zhang Yi Man, dengan skor 21-14 dan 21-12.
Gregoria mengaku penampilannya di babak kedua Artic Terbuka di Vaanta, Finlandia, Kamis (10/10), jauh lebih baik dibandingkan laga perdana kemarin. Keunggulan sembilan poin pada awal set pertama membuatnya tampil semakin percaya diri.
Baca Juga: Artic Terbuka: Sama-sama Singkirkan Wakil Denmark, Gregoria dan Putri Tembus 16 Besar
"Saya merasa cukup percaya diri dengan penampilan tadi di lapangan. Bahkan dari awal gim pertama, saya merasa langsung percaya diri dengan permainan saya," kata Gregoria usai laga melalui keterangan resminya.
"Dengan keunggulan poin di gim pertama membuat saya semakin yakin untuk memenangi pertandingan tadi. Sehingga tekanan dari lawan pun tidak berdampak buruk bagi saya."
Di babak selanjutnya Gregoria akan menantang wakil Kanada, Michelle Li, yang berhasil lolos usai mengandaskan perlawanan pebulutangkis kualifikasi asal India, Unnati Hooda, dengan skor 21-10 dan 21-19.
Walau menargetkan juara di ajang Super 500 ini, Gregoria tidak ingin terlalu membebani pikirannya dengan gelar juara. Dia hanya akan mencoba memberikan yang terbaik di setiap laga yang dilakoni.
Baca Juga: Artic Terbuka: 7 Wakil Indonesia Berjuang di Perempat Final, Tunggal Putra Sisakan Jonatan Christie
Sayang, hasil positif yang diraih Gregoria belum mampu diikuti oleh Putri Kusuma Wardani yang harus mengakui ketangguhan unggulan lima asal Thailand, Supanida Katethong, dengan skor akhir 17-21 dan 19-21.
Putri sebenarnya punya peluang untuk memaksakan laga berlangsung rubber set dengan mengamankan set kedua saat dia memimpin 19-15. Namun, Katethong malah mampu meraih enam poin beruntun untuk mengakhiri laga.
"Gim kedua seharusnya saya bisa menang. Namun, karena dari gim pertama hingga gim kedua saya masih banyak kesalahan, membuat saya harus kehilangan poin," kata Putri.
"Setelah ini saya harus banyak memperbaiki error-error saya, mental, pikiran, dari teknis dan yang bukan teknis juga harus di perbaiki, karena di pertandingan tadi saya merasa tidak bisa mengontrol emosi saat di lapangan."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






