Jojo takluk dalam petarungan rubber gim dalam laga yang berlangsung di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Kumamoto, Jepang. Jojo takluk dengan poin 21-10, 18-21 dan 22-20.
Jojo memang langsung tancap gas saat gim awal. Bahkan dia mampu unggul jauh 11-7 di interval gim pertama. Selepas itu dia terus menjauh dan menutup gim pertama dengan 21-10.
Sayang penampilan Jojo di gim kedua sedikit menurun. Dirinya tertinggal oleh Leong di interval gim kedua dengan 11-9.
Jojo mencoba mengejar ketertinggalan. Namun Leong berhasil mengambil momentum dan merebut gim kedua dengan 21-18.
Laga pun harus dilanjutkan dalam gim ketiga. Dalam gim penentuan ini Jojo sempat memimpin 11-6 di interval gim ketiga.
Sayang, Leong berhasil merapat dan menjaga jarak poin hingga akhirnya memaksa deuce di 19-19. Leong berbalik unggul dan akhirnya menutup gim ketiga dengan kemenangan 22-20. Alhasil Jojo gagal ke babak final.
Menanggapi hasil ini, Jojo masih sulit menerima hasil ini. Sebab dia sempat memimpin jauh di gim ketiga.
“Tidak mudah menerima hal seperti ini, momen kekalahan seperti ini. Unggul jauh di gim ketiga tapi berakhir dengan tidak disangka. Saya masih belum bisa mencerna apa yang terjadi,” ucap Jojo dalam keterangan resminya di PBSI.
“Sangat disayangkan memang. Ini kebalikan dari pertandingan kemarin. Saya dari keadaan tertekan bisa keluar dan membalikkan keadaan, hari ini sudah enak di gim pertama tapi tidak berlanjut di gim kedua dan ketiga,” tambah dia.
Jojo menilai dirinya terbawa suasana permainan lawan. Selain itu dia sempat ragu-ragu dan harus menelan kekalahan dan gagal ke final.
“Setelah interval gim ketiga sebenarnya posisi lapangan saya menguntungkan, kalah angin, tapi tidak tahu kenapa jadi terbawa pola permainan lawan. Mengikuti reli-reli dia, temponya lambat lagi dan tidak sabar. Saya juga ragu-ragu untuk melakukan spekulasi,” tukas dia.