AKURAT.CO, Pasangan ganda campuran bulutangkis Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti, bisa dikatakan salah satu pasangan baru di Pelatnas PBSI yang tengah "naik daun".
Hal itu dibuktikan dengan penampilan gemilang Dejan/Fadia di Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia 2025 (BAMTC) akhir pekan lalu.
Dari empat kali diturunkan di Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia, Dejan/Fadia mampu menyumbang tiga kemenangan.
Dejan menyebut bahwa kekalahan mereka dari pasangan Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie, di babak pertama Indonesia Masters 2025 akhir Januari lalu mereka jadikan evaluasi untuk terus berkembang.
Benar saja, kekalahan tersebut berhasil dibalaskan oleh Dejan/Fadia saat mereka kembali bertemu ganda Malaysia itu di babak penyisihan grup BAMTC. Dejan/Fadia mampu menang dengan skor 17-21, 21-13, dan 21-18 atas Goh/Lai.
"(Kekalahan) itu jadi modal evaluasi banget gitu loh. Karena maksudnya dari sana kami ngobrol, 'oh kami kok enggak bisa gini, gini, gini'. Kekurangan kami gimana, pola mainnya mau seperti apa," kata Dejan saat ditemui di Pelatnas PBSI, Rabu (19/2).
"Akhirnya setelah Indonesia Master itu banyak ngobrol, banyak diskusi. Di Thailand ada hasil dan memang bermain cukup baik. Dan kemarin di BAMTC juga bermain cukup baik. Jadi itu sudah dapat modal. Sudah mulai punya gambaran kami mau main seperti apa."
Dari evaluasi yang diberikan kepada Dejan/Fadia setelah melewati beberapa pertandingan internasional, mereka dinilai masih kerap banyak salah dalam pola permainan. Apalagi mereka juga tidak seminggu penuh latihan bersama.
Pasalnya, selain latihan di ganda campuran, Fadia juga berlatih di sektor ganda putri. Hal tersebut coba diantisipasi Dejan dengan lebih memaksimalkan permainan individunya.
"Terus kalau misalnya memang latihan bareng, lebih menambahkan pola permainan. Mungkin kalau pola permainan di lapangan itu bisa dikomunikasiin sama Fadia," kata Dejan.
Dejan/Fadia rencananya akan ambil bagian pada dua kejuaraan di Eropa, di Orleans Masters pada 4-9 Maret dan Swiss Terbuka pada 18-23 Maret mendatang.
Namun, saat ini mereka masih menunggu apakah bisa tampil di Orleans atau hanya Swiss saja lantaran di Orleans mereka masih dalam daftar reserved.