China Terbuka: Lanny/Fadia Mundur, Ana/Tiwi Satu-satunya Andalan Indonesia di Ganda Putri
Leo Farhan | 21 Juli 2025, 15:43 WIB

AKURAT.CO, Sektor ganda putri bulutangkis Indonesia dipastikan hanya akan mengandalkan pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi di turnamen bergengsi Super 1000 China Terbuka 2025.
Hal ini menyusul keputusan mundurnya pasangan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti akibat kondisi kesehatan Fadia yang menurun.
Pelatih Sektor Ganda Putri Pelatnas PBSI, Karel Mainaky, menyampaikan bahwa Fadia sebenarnya sudah menunjukkan tanda-tanda kurang sehat sejak babak perempat final Jepang Terbuka 2025 pekan lalu.
Baca Juga: Jepang Terbuka: Tertinggal Lebih Dulu, Ana/Tiwi Bangkit untuk Amankan Tiket Babak 16 Besar
"Fadia mengatakan ke saya, dia merasa tidak enak badan sejak pagi sebelum laga perempat final. Tapi dia tetap memilih untuk bertanding," ujar Karel melalui keterangan resminya, Senin (21/7).
Sayangnya, usai pertandingan tersebut kondisi Fadia tidak kunjung membaik bahkan menunjukkan gejala yang lebih serius.
"Ada demam, sakit kepala, dan sakit tenggorokan. Di hari Sabtu (19/7), saya dan dokter terus memantau perkembangannya," jelas Karel.
"Menjelang sore, kondisinya belum menunjukkan perbaikan, akhirnya kami putuskan untuk mundur dari China Open dan fokus pada pemulihan di Jakarta."
Dengan absennya Fadia, praktis hanya Ana/Tiwi—sapaan akrab Febriana/Amallia—yang akan menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor ganda putri.
Baca Juga: Jepang Terbuka: Lanny/Fadia Melaju ke 16 Besar, Leo/Bagas Langsung Tersingkir di Laga Perdana
Walau hanya memiliki satu pasangan, Karel berharap keduanya mampu tampil maksimal dan menjawab ekspektasi dengan mampu menembus babak semifinal
"Penampilan Ana/Tiwi di Japan Open kemarin dari segi pola main, daya juang, dan stamina cukup bagus. Tapi saat masuk ke momen-momen krusial masih ada keraguan. Itu yang harus diperbaiki," kata Karel.
"Target saya tetap semifinal untuk mereka di China Open. Saya harap mereka bisa tampil lepas dan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya."
China Open 2025 akan digelar pada 22–27 Juli di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Tiongkok. Turnamen level BWF Super 1000 ini memperebutkan total hadiah sebesar US$2 juta Dolar Amerika Serikat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








