Akurat
Pemprov Sumsel

Makin Ketat, Promosi dan Degradasi Pelatnas PBSI tak Lagi Tunggu 6 Bulan-1 Tahun

Leo Farhan | 30 Maret 2025, 13:32 WIB
Makin Ketat, Promosi dan Degradasi Pelatnas PBSI tak Lagi Tunggu 6 Bulan-1 Tahun
 
 
AKURAT.CO, Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menerapkan sistem baru promosi dan degradasi atlet-atlet Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).
 
Sebelumnya promosi dan degradasi pemain Pelatnas PBSI dilakukan setiap enam bulan hingga satu tahun.
 
Kini atlet bisa saja terkena degradasi tanpa harus menunggu periode tertentu. Hal ini juga berlaku untuk promosi atlet dari klub untuk bergabung di Pelatnas PBSI. 
 
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Eng Hian, menyatakan bahwa salah satu parameternya adalah prestasi dan pencapaian atlet di turnamen-turnamen BWF yang diikuti.
 
 
"Setiap atlet akan dipantau performanya melalui pencapaian prestasi di turnamen BWF dan multievent, progress kemajuan dari segi teknik, fisik dan juga data-data pendukung," kata Eng Hian melaui keterangan resminya.
 
"Hal ini yang akan menjadi bahan pertimbangan tim pelatih untuk mengambil keputusan."
 
Menurutnya, penerapan sistem yang lebih ketat ini dilakukan untuk mempercepat regenerasi pemain dan memberikan kesempatan bagi atlet muda berbakat untuk tampil di turnamen internasional.
 
Pria yang karib disapa Coach Didi itu juga berharap bahwa kebijakan ini bisa lebih meningkatkan daya saing atlet-atlet Indonesia di kancah dunia. Serta memastikan Pelatnas diisi oleh pemain yang benar-benar layak.
 
Selain menyampaikan sistem promosi/degradasi anyar, Eng Hian dan Wakil Ketua Umum I, Taufik Hidayat, juga menggelar pertemuan dengan para pemain senior.
 
 
Pertemuan tersebut dilakukan untuk memberikan semangat serta mendengarkan usulan, kebutuhan dan keinginan para atlet. Harapannya, para atlet dapat menghuni Pelatnas dengan nyaman dan berfokus untuk meraih prestasi. 
 
"Pemain senior ini mempunyai jangka waktu bermain yang tidak panjang, jadi mereka harus punya komitmen yang tinggi selama berada di Pelatnas dan memaksimalkan waktu yang ada untuk meraih prestasi terbaik," kata Eng Hian
 
Sedangkan untuk pemain yang ingin berkarier di luar Pelatnas, Eng Hian mengatakan bahwa untuk mekanismenya masih dikaji lebih mendalam. 
 
"Intinya kami tidak membedakan atlet tersebut berada di Pelatnas atau luar Pelatnas, yang terpenting mereka adalah atlet anggota PBSI yang membela dan mengharumkan nama Indonesia di kancah International," katanya menuntaskan.
 
 
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H