Akurat
Pemprov Sumsel

All England 2025 Jadi Turnamen Terakhir Apriyani/Fadia, PBSI Pasangkan Apri dengan Febi

Leo Farhan | 5 April 2025, 14:52 WIB
All England 2025 Jadi Turnamen Terakhir Apriyani/Fadia, PBSI Pasangkan Apri dengan Febi

AKURAT.CO Turnamen All England 2025 yang digelar pada 11–16 Maret lalu tampaknya menjadi panggung perpisahan bagi pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Usai turnamen bergengsi level Super 1000 tersebut, PBSI secara resmi memutuskan untuk memisahkan keduanya.

Pelatih sektor ganda putri pelatnas PBSI, Nitya Krishinda Maheswari, mengungkapkan bahwa Apriyani akan membentuk pasangan baru dengan pemain muda, Febi Setianingrum.

“Setelah melakukan evaluasi dari dua turnamen di Eropa kemarin, kami memutuskan untuk mencoba alternatif baru, yaitu memasangkan Apri dengan Febi,” ujar Nitya dalam keterangannya, Sabtu (5/4/2025).

Menurut Nitya, keputusan ini tidak berkaitan dengan kondisi fisik Apriyani yang sempat mengalami cedera.

Ia menegaskan, peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 itu sudah pulih dan kini hanya perlu mengembalikan rasa percaya dirinya.

Baca Juga: PIK 2 dan Harapan Baru Kebangkitan Ekonomi Maritim di Pesisir Banten

“Pertimbangannya lebih kepada pengalaman Apri sebagai senior. Kami berharap Apri bisa membimbing Febi agar berkembang lebih cepat dan menyatu dalam pola permainan yang solid,” jelas Nitya, yang juga mantan pasangan Greysia Polii di masa lalu.

Febi dinilai memiliki potensi besar, serta tipe permainan yang dinilai cocok untuk dipadukan dengan gaya bermain Apriyani.

“Dengan kombinasi kekuatan dan kelebihan masing-masing, kami optimistis pasangan ini bisa tampil kompetitif dan punya masa depan cerah. Harapannya, Apri bisa membawa Febi menembus level elite dunia, seperti dulu saat bersama Fadia,” tambahnya.

Debut pasangan Apri/Febi dijadwalkan akan dimulai di ajang Taipei Open 2025, yang akan berlangsung pada 6–11 Mei mendatang.

Sebelumnya, Apriyani sempat melakukan comeback usai cedera dengan kembali dipasangkan bersama Fadia. Namun, hasil yang didapat belum memuaskan.

Di Orleans Masters Super 300, mereka tersingkir di babak perempat final usai dikalahkan pasangan Korea Selatan Baek Ha Na/Lee So Hee dengan skor 18-21, 10-21.

Penampilan mereka juga tak membaik di All England, di mana langkah Apri/Fadia terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari pasangan Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan 16-21, 14-21.

Dengan formasi baru bersama Febi, harapan baru pun muncul bagi sektor ganda putri Indonesia untuk kembali bersinar di kancah internasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.