Komentari Pengganti Gregoria di Piala Sudirman, Taufik Hidayat: Kalau Bukan Ester, Siapa Lagi?
Leo Farhan | 22 April 2025, 17:14 WIB

AKURAT.CO, Sektor tunggal putri Indonesia sedikit mengalami perubahan jelang bergulirnya Piala Sudirman 2025 yang akan berlangsung pada 27 April hingga 4 Mei di Xiamen, China.
Gregoria Mariska Tunjung yang sebelumnya dijagokan harus absen karena sakit vertigo. Posisinya kini resmi digantikan oleh Ester Nurumi Tri Wardoyo untuk mendampingi Putri Kusuma Wardani.
Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat, angkat bicara mengenai perubahan ini. Legenda bulutangkis Indonesia itu menilai bahwa pemilihan Ester adalah keputusan yang realistis dan memang sudah disiapkan sebelumnya.
"Mau siapa lagi kalau bukan Ester? Mereka kan latihan terus. Dalam arti, ada pertandingan atau tidak, mereka tetap harus siap. Karena latihan itu bukan yang sebulan latihan. Itu kan continue terus," kata Taufik di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Selasa (22/4).
Baca Juga: Piala Sudirman: Gregoria Dipastikan Mundur, Tunggal Putri Indonesia Diperkuat Putri dan Ester
Menurut Taufik, kesiapan atlet dalam tim nasional memang harus menyeluruh. Semua skenario, termasuk pergantian pemain secara mendadak sudah diperhitungkan oleh tim pelatih sejak awal.
"Ini udah team event, kita juga udah menyiapkan jauh-jauh hari. Kalau ini (Gregoria) enggak bisa, pasti siapa yang naik, siapa yang masuk, itu memang udah dipikirin juga," jelasnya.
Soal performa Ester sendiri, Taufik menilai bahwa penampilan sang pemain muda selama simulasi internal dan turnamen beregu seperti Uber Cup sudah cukup menjanjikan.
Meski Gregoria tak sempat tampil dalam Simulasi Piala Sudirman 2025 di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Senin (21/4), karena sakit, duel Ester melawan Putri Kusuma Wardani dinilai sesuai ekspektasi tim pelatih.
"Termasuk yang simulasi kemarin juga sebenarnya udah sesuai harapan, saat Ester lawan Putri," kata Taufik.
Menanggapi kekhawatiran soal minimnya pengalaman Ester di turnamen sebesar Piala Sudirman, Taufik justru melihat hal tersebut sebagai peluang untuk memberi panggung kepada pemain muda.
"Untuk beregu, kemarin Uber Cup dia bagus. Waktu itu juga saya nonton langsung. Memang penampilannya bagus. Karena beregu dan perorangan itu beda secara mental," katanya.
Taufik menegaskan bahwa pentingnya memberi kesempatan bagi pemain muda untuk berkembang, terutama dalam event beregu yang bisa menjadi batu loncatan besar.
Dengan masuknya Ester, tim Indonesia berharap tetap tampil kompetitif di ajang Piala Sudirman 2025 dan menunjukkan kedalaman skuad yang mumpuni meski harus menghadapi perubahan dadakan.
Sebelumnya, Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian juga menyatakan bahwa pergantian ini telah mendapat persetujuan dari Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









