Kejuaraan Dunia Bulutangkis: Rinov/Pitha Terhenti di Putaran Kedua, Takluk Atas Duo Hong Kong
Leo Farhan | 27 Agustus 2025, 18:28 WIB

AKURAT.CO, Langkah pasangan ganda campuran bulutangkis Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, harus terhenti di babak 32 besar Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025.
Rinov/Pitha takluk dari unggulan kelima asal Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, lewat straight set dengan skor 16-21 dan 14-21 di Adidas Arena, Paris, Prancis, Rabu (27/8).
Tersingkir, Rinov menilai kekalahan ini tak lepas dari kesulitan mereka dalam mengantisipasi servis dan pengembalian servis lawan yang sangat rapih. Apalagi Tang/Tse juga bermain sangat baik.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia Bulutangkis: Rinov/Pitha Amankan Putaran Kedua dengan Tumbangkan Wakil Taipei
"Tadi kesulitan utamanya lebih dari service–terima service, itu sudah buat posisi kami tidak enak, gampang keserang dan akhirnya kehilangan banyak poin," kata Rinov usai laga melalui keterangan resminya.
"Mereka memang pemain yang sudah sangat berpengalaman, jadi memang punya keunggulan di situ."
Senada dengan pasangannya, Pitha mengakui masih banyak kesalahan sendiri, terutama di poin-poin krusial gim pertama.
Baca Juga: BWF Akui Kesalahan Wasit Hongkong di Laga Piala Sudirman yang Berujung Kekalahan Rinov/Gloria
"Kurang lebih sama, cuma tadi di game pertama pas poin-poin mepet, bola-bola enak saya malah banyak mati-mati sendiri, itu seharusnya bola-bola yang enggak boleh mati," kata Pitha.
"Dari sisi serangan mereka cukup rapat, hanya memang pengembalian saya beberapa kali tanggung dan itu yang membuat kami kehilangan angka."
Dengan hasil ini, Indonesia kehilangan satu wakil di sektor ganda campuran. Namun perjuangan Merah Putih masih berlanjut di nomor lainnya, di mana sejumlah andalan masih akan tampil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








