China Masters: Debut Rian/Yeremia Belum Berbuah Kemenangan, Ganda Putra Baru Loloskan Fajar/Fikri
Leo Farhan | 16 September 2025, 18:57 WIB

AKURAT.CO, Debut pasangan baru ganda putra bulutangkis Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, di ajang China Masters 2025 sudah harus terhenti di putaran pertama.
Rian/Yeremia kalah tipis dari unggulan ketiga asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, usai melewati pertarungan sengit tiga gim di laga pembuka China Masters kali ini.
Rian/Yeremia kalah dengan skor 21-12, 11-21, dan 20-22 berdurasi 43 menit di Shenzhen Arena, Shenzhen, China, Selasa (16/9).
Baca Juga: PBSI Uji Coba Kombinasi Baru, Muhammad Rian Ardianto Dipasangkan dengan Yeremia dan Rahmat
Walau kalah di laga debutnya bersama Yeremia, Rian mengaku bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa kendala fisik. Ia menilai gim pertama berjalan sesuai harapan, namun perubahan arah angin di gim kedua mengubah ritme permainan.
"Di gim pertama kami sudah nyaman, sudah menemukan pola yang tepat. Tapi di gim kedua yang seharusnya bisa lebih enak karena posisi menang angin malah berubah polanya dan membuat lawan lebih percaya diri," ujar Rian usai laga.
"Di gim ketiga setelah interval, lagi-lagi kami belum bisa menemukan pola yang tepat. Masih bingung cara bermainnya harus seperti apa. Setelah tertinggal jauh, kami coba lebih fokus dan nothing to lose. Main dari servis lalu sambungan bola kedua dan ketiga harus siap," Yeremia menambahkan.
Rian juga mengatakan bahwa meski bermain tanpa beban, masih ada sejumlah kesalahan yang harus menjadi bahan evaluasi ke depan. Mereka harus bisa lebih yakin dengan setiap pukulan yang dilepaskan.
Pasalnya ada beberapa bola mudah yang seharusnya bisa menjadi poin bagi Rian/Yeremia malah terbuang sia-sia.
Apalagi duet dengan Yeremia adalah pengalaman baru bagi Rian yang selama ini selalu tampil bersama Fajar Alfian di kejuaraan-kejuaraan resmi BWF World Tour.
"Rasanya pasti berbeda, ini pengalaman baru untuk saya. Namanya pemain ganda harus siap dengan perubahan pasangan. Fokus dan persiapan saya terus ditingkatkan secara individu," kata Rian.
Walau belum mampu mengamankan kemenangan di laga debut, Yeremia menilai duetnya dengan Rian berjalan cukup positif. Mereka bisa langsung padu walau pasangan di sektor ganda putra Pelatnas PBSI kerap dirotasi.
"Kami bisa langsung klop karena percaya satu sama lain, apalagi di latihan ganda putra memang sering diputar pasangannya, jadi sedikit banyak sudah tahu kondisi di lapangan," jelas Yeremia.
Baca Juga: China Masters: Lanny/Tiwi Tunjukkan Peningkatan Meski Kalah, Sabar/Reza Gagal Manfaatkan Peluang
Sementara itu hasil berbeda didapatkan pasangan ganda putra Indonesia lainnya, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, yang berhasil mengatasi perlawanan wakil tuan rumah, Huang Di/Liu Yang, dengan skor straight set 21-10 dan 21-17 untuk tiket 16 besar China Masters.
Fajar menyebut kunci kemenangan mereka atas pasangan yang tengah naik daun ini lantaran mampu tampil fokus untuk menjaga setiap poin dan tidak memberikan kesempatan bagi Huang/Liu melancarkan serangan.
"Lawan sedang naik daun dan semakin hari semakin bagus. Saya terus berkomunikasi dengan Fikri untuk tidak lengah di setiap poin, tidak memberikan kesempatan mereka untuk berkembang. Kami mencoba untuk terus menekan," jelas Fajar.
"Memang tadi kuncinya di servis dan pembukaan, bola satu dan duanya harus cepat. Harus bisa unggul di sana. Di gim kedua lawan mengubah pola dan tidak mudah mati sendiri, tidak seperti gim pertama jadi sempat alot kejar-kejaran poinnya. Agak kaget awalnya tapi akhirnya bisa diatasi," tambah Fikri.
Setelah menjuarai gelaran BWF World Tour Super 1000 China Terbuka 2025, ekspektasi publik tanah air untuk pasangan ini jelas semakin tinggi. Mereka berharap bisa menjawab ekspetasi tersebut dengan gelar-gelar juara selanjutnya.
"Setelah menjuarai China Open dan sekarang dilanjut berpasangan pasti banyak harapan publik ingin kami bisa terus berprestasi," jelas Fajar.
"Kami pun berharap yang sama. Semoga kami bisa memikul tanggung jawab ini. Beban dan tekanan pasti ada tapi saya, Fikri, dan pelatih mau melewatinya dengan saling percaya."
Dengan hasil ini, Fajar/Fikri sejauh ini menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor ganda putra yang berhasil mengamankan tempat di babak 16 besar.
Namun, peluang skuad Cipayung untuk menambah wakil di sektor ganda putra masih terbuka lewat penampilan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. Tapi, Leo/Bagas harus bisa lebih dulu mengatasi perlawanan wakil Jepang, Kenya Mitsuhashi/Hiroki Okamura.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









