AKURAT.CO, Tiga pasangan ganda putra Indonesia mampu mengamankan tempat di babak 16 besar Prancis Terbuka 2025.
Sukses ini diraih usai melewati adangan pada laga putaran pertama Prancis Terbuka di Glaz Arena, Cesson-Sevigne, Prancis, Rabu (22/10).
Mereka adalah Sabar Karyama Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Rahmat Hidayat/Muhammad Rian Ardianto, dan finalis Denmark Terbuka, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Sementara satu pasangan lainnya, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, harus terhenti selepas takluk dari unggulan kedua Denmark Terbuka asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dengan skor ketat 15-21 dan 24-26.
Fajar/Fikri menjadi wakil ganda putra Indonesia pertama yang memastikan tempat di babak 16 besar setelah lawannya, Huang Di/Liu Yang (China), memutuskan retired pada gim kedua dengan skor sementara 21-16 untuk pasangan Indonesia.
Fajar menyayangkan cedera yang harus diterima lawannya meski tetap bersyukur atas hasil positif di laga perdana ini. Pasalnya, pasangan China ini bukan lawan yang mudah.
Menatap laga berikutnya, Fajar/Fikri menyoroti waktu adaptasi yang cukup singkat ini dan bertekad menjaga fokus sejak awal hingga akhir pertandingan serta terus menikmati proses di tengah padatnya jadwal turnamen.
"Waktu penyesuaian lapangan memang mepet, jadi hari ini kami lebih banyak fokus pada adaptasi kondisi lapangan," kata Fajar.
"Lawan selanjutnya pasangan Denmark, Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard, dan kami harus waspada karena di Denmark Open kemarin kami menang rubber game dengan skor ketat."
Setelahnya giliran Rahmat/Rian yang memastikan tiket 16 besar usai menyingkirkan unggulan keenam asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dengan skor ketat 21-18 dan 22-20.
Rian mengungkapkan rasa syukurnya sekaligus menilai peningkatan performa mereka menjadi kunci kemenangan atas pasangan yang berperingkat lebih tinggi ini.
"Alhamdulillah hari ini kami bisa bermain dengan lancar dan tanpa cedera. Kami lebih yakin dan siap sejak awal, menerapkan strategi dengan baik, itu jadi kunci kemenangan," ujar Rian.
Selain itu, Rian menjelaskan bahwa kunci kemenangannya di laga pembuka kali ini adalah lantaran mampu menjaga fokus dan komunikasi di lapangan yang menjadi faktor pembeda dalam menjaga stabilitas permainan.
"Komunikasi berjalan baik dan kami saling percaya. Antisipasi servis dan pembukaan juga lebih siap. Sejauh ini progress kami cukup baik, tapi tetap masih banyak yang harus diperbaiki untuk bisa bersaing di level 500 ke atas," ujarnya.
Kemenangan ini membuat Rahmat/Rian harus menghadapi kolega sendiri, Sabar/Reza, yang juga berhasil lolos usai menyingkirkan wakil Jepang, Kenya Mitsuhashi/Hiroki Okamura.