Tutup Musim dengan Manis, Putri Kusuma Wardani Ingin Kalahkan An Se Young di 2026
Leo Farhan | 3 Januari 2026, 19:39 WIB

AKURAT.CO, Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, berhasil menutup musim kompetisi 2025 dengan hasil positif.
Meski langkahnya terhenti di fase grup BWF World Tour Finals, kemenangan atas wakil Jepang, Tomoka Miyazaki, menjadi modal penting bagi Putri Kusuma Wardani menyongsong musim depan.
Bertanding di Hangzhou, Putri Kusuma Wardani menundukkan Miyazaki dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-9 di Final BWF Desember lalu.
Baca Juga: SEA Games: Perdana Jadi Ujung Tombak Tunggal Putri, Putri Kusuma Wardani Bidik Start Meyakinkan
Hasil ini sekaligus mempertegas dominasi pemain berusia 23 tahun tersebut sebagai ujung tombak baru tunggal putri Indonesia.
Berada di grup A yang merupakan "grup neraka", Putri harus bersaing dengan An Se Young (ranking satu dunia) dan mantan juara dunia Akane Yamaguchi. Meski kalah, Putri mampu memaksa keduanya bermain hingga rubber game.
"Saya merasa senang dan bersyukur bisa berkompetisi di BWF World Tour Finals ini. Saya mendapat banyak pengalaman berharga dari pertandingan melawan An Se Young dan Yamaguchi," ujar Putri kepada BWF.
Putri mengakui bahwa aspek kestabilan menjadi pembeda antara dirinya dengan pemain top dunia.
"Meskipun saya bisa mengambil satu gim dari mereka, tapi mereka tetap stabil secara taktik dari awal hingga akhir. Kestabilan inilah yang saya butuhkan untuk melawan pemain empat besar dunia," tambahnya.
Tahun 2025 menjadi tahun kebangkitan bagi Putri. Ia kini menduduki peringkat enam dunia, posisi tertinggi dalam kariernya.
Catatan prestasinya cukup mentereng. Di antaranya medali perunggu Kejuaraan Dunia di Paris sekaligus mengakhiri penantian sepuluh tahun tunggal putri Indonesia untuk meraih medali di ajang tersebut.
Putri juga merupakan finalis Australia Terbuka dan Hylo Terbuka yang menunjukkan konsistensinya di level World Tour. Sekaligus menggantikan peran Gregoria Mariska Tunjung yang sempat absen karena masalah kesehatan (vertigo).
Namun, Putri tidak ingin cepat puas. Target besarnya di tahun 2026 adalah Kejuaraan Dunia di Delhi, India, pada Agustus mendatang.
Selain itu, ia berambisi memecah kebuntuan saat menghadapi pemain-pemain elite Tiongkok seperti Han Yue, serta An Se Young (Korea) dan Akane Yamaguchi (Jepang).
"Saya berharap bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dan meraih lebih banyak gelar di World Tour. Saya juga ingin mengalahkan Yamaguchi, An, dan pemain top delapan dari China," tegas Putri.
Perjalanan Putri di musim 2026 akan dimulai dalam waktu dekat di ajang Malaysia Terbuka pada 6 Januari 2026 mendatang.
Di babak pertama, ia dijadwalkan menghadapi dengan wakil Jepang lainnya, Manami Suizu. Misi besarnya jelas, yakni memperbaiki stabilitas, mempertajam taktik, dan menembus jajaran empat besar dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








